alexametrics

DJOSS Tiru Gaya Blusukan Jokowi

7 Februari 2018, 11:35:58 WIB

JawaPos.com – Bakal Calon Gubernur-Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacagub-Bacawagub) Sumatera Utara (Sumut) semakin gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Masing-masing pasangan calon memiliki gaya sendiri untuk memperkenalkan diri kepada calon pemilihnya.

Seperti yang dilakukan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS). Mereka meniru gaya blusukan Presiden Joko Widodo untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

Rabu (7/2) ini, Bacawagub Sumut Sihar Sitorus tampak terjun langsung ke pasar tradisional untuk mendengarkan keluhan masyarakat. “Kalau memang begitu, blusukan itu dibilang gayanya Pak Jokowi. Dibilang begitu benar juga,” kata Sihar di sela blusukan ke Pasar Petisah, Medan Petisah, Kota Medan.

Menurut Sihar, blusukan ke pasar tradisional membuatnya bisa mengetahui langsung mata rantai perdagangan paling akhir. Dia ingin melihat bagaimana sebenarnya kondisi pasar tradisional di Sumut. Sebelumnya, Sihar juga sempat mendatangi Pasar Tavip Binjai yang pernah terbakar setahun silam.

“Jadi dari situ kami bisa tahu di hulunya seperti apa. Seperti tadi orang jualan sayur. Kami bisa tahu di mana ladangnya. Kami tahu berapa jauh dari ladang sampai ke sini. Melewati berapa tangan. Apakah dia langsung dari kebun sendiri, atau dia dari pengepul. Kami bisa tahu,” beber Sihar.

Pasar tradisional akan menjadi salah fokus pasangan DJOSS. Ada tiga sektor yang ada di pasar tradisional. Mulai dari pertanian, perikanan dan perdagangan. “Bagi kami pasangan Djarot-Sihar, melihat kondisi ketiga sektor tersebut. karena itu melibatkan sektor lapangan pekerjaan,” tuturnya.

Sihar bersama Djarot akan terus melakukan blusukan ke pasar tradisional jika terpilih menjadi pemimpin Sumut. Mereka akan mengumpulkan seluruh keluhan pedagang untuk dijadikan bahan evaluasi. Karena kondisi beberapa pasar tradisional di Sumut masih jauh dari kata layak.

“Jadi proyeksi kami adalah bagaimana pasar tradisional ini bisa di upgrade ke kondisi zaman sekarang. Jadi kami yang anak muda masih mau ke pasar. Jadi kami buat pasar tradisional itu menjadi sesuatu yang menarik. Pasar tradisional itu pusat kegiatan,” pungkas Sihar.

Pantauan di lokasi, Sihar bersama beberapa relawan mengelilingi Pasar Petisah. Kondisi pasar yang sedikit berlumpur tidak menjadi hambatan. Sambil berbelanja beberapa bahan pokok, Sihar berbincang dengan para pedagang. Bahkan, Sihar juga tak segan untuk menawar barang yang akan dibelinya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
DJOSS Tiru Gaya Blusukan Jokowi