alexametrics

Perempuan Tua Penderita Gangren Akhirnya Dirawat di Rumah Sakit

6 Juni 2018, 15:35:15 WIB

JawaPos.com – Syahriani hanya bisa terbaring lemas di gubuk reotnya yang berada di kawasan, Jalan Gunung Jaya Wijaya, Binjai. Perempuan sepuh itu menderita Gangren, penyakit jaringan tubuh mati karena mengalami nekrosis.

Perempuan kelahiran tahun 1950 ini, sudah terbaring diatas kasur tuanya selama tiga bulan terakhir. Dia hanya berobat seadanya karena keterbatasan biaya.

Kondisi Syahriani diadukan Sekretaris DPD Partai Solidaritas Indonesia kepada Sihar Sitorus, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Sihar pun langsung diajak menemui Syahriani pada Senin lalu.

Perempuan Tua Penderita Gangren Akhirnya Dirawat di Rumah Sakit
Sihar Sitorus saat menjenguk Syahriani di gubuk reotnya. (Ist/DJOSS)

Sesampainya di sana, Sihar menyapa perempuan renta itu. Sihar pun sempat meneteskan airmatanya.

Dokter pribadi keluarga Sihar, Alter langsung mengecek kondisi Syahriani. Alter menjelaskan  kondisi Syahriani yang sangat parah dan serius.  Karena penyakitnya, banyak jaringan tubuhnya yang mati.

Kematian jaringan ini, pada dasarnya terjadi akibat berkurangnya atau terhentinya aliran darah ke bagian tersebut. Kondisi ini bisa saja disebabkan oleh adanya luka, infeksi, trauma, atau bahkan gangguan akibat penyakit kronis lainnya pada tubuh penderita.

Mendengar penjelasan tersebut Sihar langsung meminta agar Syahriani dibawa ke rumah sakit serta harus didampingi tim medisnya. Malam itu juga, Khairul bersama Alter mengurus perawatan Syahriani ke rumah sakit serta mengirimkan satu dokter pendampingan lagi yakni dokter Yadid. 

Saat ini menurut dokter Yadid, Syahriani sudah ditangani pihak rumah sakit. Pihaknya sebagai tim medis pendampingan yang ditugaskan Sihar Sitorus, sedang melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit terkait tindakan medis yang akan diambil. “Karena kewenangan pengambilan tindakan medis adalah pihak rumah sakit,” katanya dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Rabu (6/6).

Sebelum dibawa ke rumah sakit, Syahriani mengaku bahwa, dia tidak memiliki kerabat yang dapat menopang hidupnya. Dia hanya dibantu tetangga yang peduli denganya. Khairul yang membawa nenek tua tersebut ke rumah sakit dengan menggunakan fasilitas BPJS sangat membantunya. Terlebih ketika dia dapat membawa Sihar Sitorus untuk melihat keadaannya dan menolongnya.

“Dia yang menggendong saya kemarin dan membawa saya berobat pak. Saya sudah pasrah, karena tidak ada yang peduli terhadap hidup saya,” terangnya.

Sementara Sihar Sitorus mengatakan bahwa, sangat memprihatikan. Melihat kondisi Syahriani boru Siregar tersebut, menjadi salah satu pelajaran agar ke depan ada fasilitas yang mengakomodir kebutuhan orang tua lanjut usia.

Sumut menurut Sihar, butuh rumah khusus yang bisa merawat para lansia yang sedang menderita penyakit parah. Rumah khusus jompo yang sedang sakit akan sangat diperlukan agar tim medis juga bisa fokus mengobati mereka.

“Ini tanggungjawab kita generasi muda sebagai bentuk kepedulian terhadap orangtua kita. Mereka butuh bantuan kita,” kata Sihar.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Perempuan Tua Penderita Gangren Akhirnya Dirawat di Rumah Sakit