JawaPos Radar

Pileg 2019

Parpol Diminta Tarik Dukungan dari Mantan Koruptor yang Nyaleg

05/09/2018, 10:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Parpol Diminta Tarik Dukungan dari Mantan Koruptor yang Nyaleg
ILUSTRASI. Menurut mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas putusan Bawaslu meloloskan mantan koruptor menciderai proses demokrasi. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menyatakan, partai politik harus bertindak tegas kepada kadernya yang tidak menaati Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

"Parpol harus menarik atau menjaga sikapnya sesuai dengan pakta integritas," kata Busyro ditemui di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Busyro menyayangkan keputusan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang telah meloloskan sejumlah mantan narapidana kasus korupsi untuk maju sebagai bakal calon anggota legislatif (caleg). Menurutnya, sikap Bawaslu itu telah menciderai proses penyelenggaraan pemilu.

Sementara itu, kepada partai politik yang mengusung mantan narapidana kasus korupsi sebagai caleg, Busyo menyarankan kembali ke pakta integritas.

"Calon-calon yang disetujui (Bawaslu) itu ditarik lagi untuk kepentingan bangsa dan parpol menunjukkan sikap kejujurannya," jelasnya.

Sebelumnya, tercatat sejumlah orang mantan narapidana kasus korupsi telah dinyatakaan lolos sebagai bacaleg oleh Bawaslu provinsi di berbagai daerah.  Mereka yakni Abdullah Puteh maju DPD dari Aceh, Syahrial Damapoli maju DPD dari Sulawesi Utara, Alhazar Sahyan maju di DPRD Kabupaten Tenggamus (Provinsi Lampung), M Taufik, maju DPRD DKI Jakarta.

Kemudian, Mudatsir maju di DPRD Provinsi Jawa Tengah, HM Warsid maju di DPRD Kabupaten Blora (Provinsi Jawa Tengah), Nur Hasan maju di DPRD Kabupaten Rembang (Provinsi Jawa Tengah), Masri maju di DPRD Kabupaten Belitung Timur (Provinsi Bangka Belitung) dan Maksum DG Mamassa, maju di DPRD Kabupaten Mamuju ( Provinsi Sulawesi Barat).

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up