JawaPos Radar

Pemilu 2019

4 Sekjen Partai Pendukung Prabowo-Sandi Protes Soal DPT

05/09/2018, 16:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
4 Sekjen Partai Pendukung Prabowo-Sandi Protes Soal DPT
Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tingkat Nasional Pemilu 2019, Rabu (5/9). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Seluruh sekjen partai koalisi pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akhirnya mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), pada Rabu (5/9). Mereka hadir untuk menyampaikan keberatan atas rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dirilis KPU.

"4 sekjen ke sini untuk menyampaikan keberatan kami terhadap penetapan KPU terkait DPT 2019. Jadi, kami ingin menyampaikan bukti konkret bahwa kami benar mempunyai punya data 25 juta (pemilih ganda) itu," kata Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian mewakili keempat sekjen.

Pipin mengatakan, temuan adanya data ganda itu berdasarkan penelusuran tim atas perbedaan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dirilis KPU pada 12 Juli dengan laporan DPS yang mereka terima. KPU melaporkan jumlah DPS kala itu sebanyak 182 juta.

Namun, pihaknya menerima laporan DPS hanya 137 juta. Dari situ, Pipin mengaku menemukan 25 juta pemilih ganda. Kegandaannya bevariasi dari mulai tiga kali hingga 14 kali.

"Makanya ke-empat sekjen itu datang ke sini adalah untuk meminta agar kami diberikan data DPT terakhir yang akan disahkan, untuk kami olah, kami analisis. Kami perlu waktu dua minggu untuk mengalisi data itu," pungkasnya.

Sebagai informasi KPU baru saja merilis DPT Pemilu 2019. Jumlah pemilih mencapai 185.732.093, terdiri dari 92.802.671 pemilih laki-laki dan 92.929.422 pemilih perempuan.

Sedangkan jumlah TPS tercatat sebanyak 805.075. Data tersebut berasal dari 34 provinsi dari 514 kabupaten/kota dan 7.201 kecamatan 83.370 kelurahan/desa.

Adapun jumlah pemilih luar negeri mencapai 2.049.791, terdiri dari 984.491 pemilih laki-laki, dan 1.065.300 pemilih perempuan. Dari jumlah tersebut sebanyak 517.128 orang memilih di 620 TPS.

Sebanyak 808.962 orang memberikan suara melalui 1.501 kotak suara keliling (KSK). Sisanya, atau sebanyak 723.701 orang memilih melalui 269 pos.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up