alexametrics

Dukungan Buruh Tak Terbendung, Begini Respons Emil

5 Juni 2018, 00:30:40 WIB

JawaPos.com – Dukungan terhadap calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak terus berdatangan tiga pekan jelang pencoblosan.

Kali ini, dukungan datang dari ribuan buruh PT. Aneka Coffe Industry, Sidoarjo. Dukungan yang diberikan langsung kepada Emil ini menjadi bukti jika buruh di Jatim lebih memilih paslon nomor 1. Sebab, dua hari sebelumnya, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dari 38 Kab/Kota mendeklarasikan dukungan kepada Khofifah-Emil.

“Kami memandang Bu Khofifah sangat bagus ketika menjabat Menteri Sosial sedangkan Mas Emil kerjanya juga sangat luar biasa memimpin di Trenggalek. Jadi apa salahnya bila kita dukung untuk memimpin Jawa Timur,” kata Sekjen DPC Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Sidoarjo, Wahono usai menemui Emil di PT. Aneka Coffee Industri, Sidoarjo, Senin, (4/6).

Wahono menilai, duet Khofifah-Emil pantas memimpin Jatim ke depan. Sebab keduanya memiliki komitmen serta konsen terhadap pekerja. Untuk itu, Wahono beserta seluruh buruh di Sidoarjo mendukung sekaligus siap memenangkan Khofifah-Emil.

“Namun meskipun mendukung Khofifah-Emil bilamana nanti kebijakan pemerintah nantinya merugikan kaum buruh tentunya kami akan tetap mengkritisi, jadi dukungan kami objektif,” pungkasnya.

Mendapatkan dukungan penuh dari seluruh buruh di Jatim, Emil tidak bisa lagi menutupi kebahagiaannya. Selain bersyukur, Emil juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh buruh yang telah memberikan dukungannya.

“Saya sangat bersyukur sekali SPSI dan organisasi sarikat-sarikat pekerja yang ada di Jawa Timur ini memberikan dukungan dengan syarat kami memberikan pakta integritas, pakta komitmen yang akan benar-benar memperjuangkan aspirasi para buruh dan menjalin komunikasi yang benar-benar bisa diakses oleh para buruh,” ungkap Emil.

Wakil Ketua Umum APKASI ini menambahkan, dirinya bersama Khofifah telah berkomitmen serius untuk memajukan industri serta memperjuangkan nasib para buruh. Salah satunya dengan mengembangkan kompetensi buruh agar produktif serta memiliki daya saing.

“APBD ini harus juga memperhatikan pengembangkan kompetensi buruh. Mungkin kita bisa bikin seperti di Singapura, ada sebuah center yang memberikan employment yang mempersiapkan buruh-buruh di Singapura mampu menjemput era revolusi industri ke-4, kenapa hal ini tidak kita buat di Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Dukungan Buruh Tak Terbendung, Begini Respons Emil