alexametrics

Panwaslu Karanganyar Terima 256 Aduan DPS

5 April 2018, 10:14:48 WIB

JawaPos.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, membuka 195 posko pelaporan daftar pemilih sementara (DPS). Sejak dibuka pada Selasa (3/4) malam hingga sekarang, terdapat lebih dari 256 aduan yang masuk.

Beberapa aduan yang masuk di antaranya warga karena tidak terdaftar, data tidak sesuai dan permasalahan lainnya. “Dengan adanya posko DPS ini, warga yang tidak tercatat atau mengalami permasalahan lain bisa langsung melaporkan,” ungkap Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar Kustawa Esye kepada JawaPos.com, Kamis (5/4).

Kustawa menambahkan, keberadaan posko DPS juga ditujukan untuk meminimalisir jumlah warga yang tidak bisa memberikan hak pilihnya. Mengingat potensi warga pemilih yang tidak bisa memberikan hak suaranya cukup besar. “Dengan pelaporan ini kemudian diteruskan ke KPU untuk melakukan perbaikan data pemilih,” katanya.

Posko DPS akan dibuka hingga menjelang penetapan daftar pemilih tetap (DPT). Selain di Karanganyar, Posko DPS juga didirikan di kota lainnya seperti di Kota Solo.

Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota Solo Poppy Kusuma menjelaskan, Posko DPS menyasar warga pemilih yang berpotensi kehilangan hak suara karena ketidaksesuaian data atau bahkan tidak terdaftar di KPU.

“Kemarin di Panwaslu juga meluncurkan posko DPS. Jadi kami menggandeng seluruh masyarakat untuk segera melapor ke posko jika namanya tidak tercatat di DPS atau ada data yang tidak sesuai,” ungkap Poppy.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (apl/JPC)



Close Ads
Panwaslu Karanganyar Terima 256 Aduan DPS