JawaPos Radar

Berkunjung ke Polowijo Gresik, Emil Paparkan Arah Industri Masa Depan

05/04/2018, 06:31 WIB | Editor: Soejatmiko
Berkunjung ke Polowijo Gresik, Emil Paparkan Arah Industri Masa Depan
Emil Dardak saat meninjau perusahaan kompos di Gresik, Rabu (4/4) (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Calon wakil gubernur Jatim nomor urut satu Emil Elestianto Dardak melakukan kunjungan ke PT. Polowijo Gosari Group, Gresik, Rabu, (4/4). Dalam kunjungannya ke perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pupuk dan tambang dolomit ini, Emil langsung di sambut oleh Founder PT. Polowijo Gosari Group, A. Djauhar Arifin beserta putra-putranya.

Dalam kesempatan tersebut, doktor muda ahli pengembangan wilayah dan infrastruktur ini memaparkan tentang arah industri masa depan Jawa Timur terutama di daerah pesisir utara Jawa Timur agar mengutamakan nilai tambah (added value) dan reekspor.

Menurut orang nomor satu di Trenggalek ini Poliwijo merupakan perusahaan yang berkembang luar biasa dan mampu menjadi katalis pembangunan wilayah.

Berkunjung ke Polowijo Gresik, Emil Paparkan Arah Industri Masa Depan
Emil Dardak saat diterima para pimpinan PT. Polowijo Gosari Group, A (istimewa)

"Di sini saya mendapatkan gambaran yang luar biasa tentang kekuatan terbesar dari sebuah bangunan besar adalah entrepreneur dari masyarakatnya dan Polowijo bisa berkembang menjadi grup yang luar biasa di capital market dan potensi ke depan yang mana sudah menembus batas-batas perusahaan bahkan sudah menjadi katalis pembangunan wilayah," tuturnya.

Emil menuturkan, jika perekonomian Jawa Timur ingin benar-benar maju maka tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata namun juga melibatkan sektor swasta.

"Jawa Timur memiliki PDRB 2018 triliun dan anggaran Pemprov 30 triliun. Jika dihitung dari total anggaran kabupaten kota yang ada di Jawa Timur kurang lebih berkisar di angka 200 triliun atau kurang lebih 10 persen dari PDRB. Seharusnya bisa lebih lagi bagaimana kemudian katalisnya ini benar-benar sektor swasta," tuturnya.

Lebih lanjut suami artis Arumi Bachsin ini menambahkan, industri ke depan juga harus bertumpu pada nilai tambah dan reekspor. Ia mencontohkan dolomit yang di produksi oleh PT. Polowijo Gosari Group merupakan inovasi yang mampu menjadi pupuk organik, bahkan komponen pesawat terbang yang mampu mendorong industri yang memiliki multiplier efek ke sektor lain.

"Inovasi dan nilai tambah ini penting seperti dolomit mendorong industrialisasi multiplier efek yang luar biasa karena mendorong pupuk yang berkualitas tinggi kemudian mendorong sektor pertanian," ungkap Emil.

Tidak hanya itu pemerintah kedepan harus menjadi katalis inovasi dan orkestrator industri di Jawa Timur. Orkestrator ini berfungsi mensinergikan berbagai potensi industri yang ada di Jawa Timur, salah satu contoh upaya tersebut adalah belanova. Belanova atau belanja inovasi daerah adalah memanfaatkan peraturan pemerintah tentang inovasi dimana APBD ini bisa kita manfaatkan sebagai katalis inovasi.

Emil juga memaparkan permasalahan Jawa Timur tentang tingginya impor bahan baku industri. Kedepannya Emil ingin mendorong arah industri Jawa Timur adalah reekspor, karena pasar market Asean masih sangat besar dengan jumlah penduduk 600 juta.

"Apa yang harus didorong oleh Jawa Timur sebisa mungkin reekspor. Kalaupun kita banyak mengimpor bahan baku katakanlah 60 persen untuk memenuhi market yang memang masif di Jawa termasuk Jawa Timur dengan 40 juta penduduk namun kita juga reekspor ke luar misalnya ke Malaysia, negara-negara Asean, dengan market Asean yang berjumlah 600 juta jadi reekspor menjadi penting," pungkasnya.

(mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 05/04/2018, 06:31 WIB
Risma Sindir Khofifah 05/04/2018, 06:31 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 05/04/2018, 06:31 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 05/04/2018, 06:31 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 05/04/2018, 06:31 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 05/04/2018, 06:31 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 05/04/2018, 06:31 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 05/04/2018, 06:31 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 05/04/2018, 06:31 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 05/04/2018, 06:31 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 05/04/2018, 06:31 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 05/04/2018, 06:31 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 05/04/2018, 06:31 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 05/04/2018, 06:31 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 05/04/2018, 06:31 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 05/04/2018, 06:31 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 05/04/2018, 06:31 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 05/04/2018, 06:31 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 05/04/2018, 06:31 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 05/04/2018, 06:31 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 05/04/2018, 06:31 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 05/04/2018, 06:31 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 05/04/2018, 06:31 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up