JawaPos Radar

Pengamat : Pernyataan Basarah Bentuk Ketakutan Pada Khofifah

05/03/2018, 11:48 WIB | Editor: Soejatmiko
Pengamat : Pernyataan Basarah Bentuk Ketakutan Pada Khofifah
Barisan Relawan Jokowi For President (Bara JP) saat memberikan dukungan ke Khofifah Indar Parawansa di Batu, Sabtu (3/3). (dok/jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi Kusman menilai, pernyataan Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah yang mengklaim hubungan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa terputus sejak Khofifah melepas jabatan Menteri Sosial adalah bentuk ketakutan.

Menurut Airlangga, pernyataan Basarah tersebut menunjukkan ketidakmampuan tim pemenangan Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno merebut hati masyarakat. Sebab, saat ini sudah waktunya para calon meraih hati dan pikiran rakyat dengan adu kekuatan visi misi dan kapasitas elite. Bukan lagi berbicara klaim dukungan dari Presiden.

"Ketergantungan kandidat terhadap dukungan Presiden memperlihatkan lemahnya confident dari calon tersebut terhadap kekuatan konsepsi dan kapasitas dari pasangan maupun tim untuk mandiri dalam merebut hati dan pikiran konstituen. Komunikasi soal dukungan Presiden itu fasenya kemarin saat proses pencalonan. Saat kampanye dimulai maka fokus adalah merangkul dukungan dari rakyat," kata Airlangga, saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin, (5/3).

Menurut Airlangga, penyataan Basarah tersebut sangat tidak pantas disampaikan kepada publik. Apalagi, Basarah mencatut nama Presiden Jokowi yang diklaim bakal mendukung salah satu kandidat paslon.

Pengamat : Pernyataan Basarah Bentuk Ketakutan Pada Khofifah
Pengamat politik Unair, Airlangga Pribadi Kusman (dok/jawapos.com)

Dari pernyataan Basarah tersebut, sosok yang paling dirugikan adalah Jokowi. Tidak hanya itu, atas klaim sepihak itu, masyarakat juga bisa mempersepsikan kalau gelaran Pilgub Jatim ini ada campur tangan Presiden. Dan, itu tentu menciderai netralitas kepala negara.

"Menyatakan secara terbuka dukungan Presiden terhadap kandidat pada saat kampanye itu statemen tidak elok. Itu adalah pernyataan untuk down grading Presiden. Seperti menyatakan kepada publik bahwa Presiden intervensi dalam momen Pilgub yang seharusnya menghormati suara rakyat," sesalnya

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah secara sepihak mengatakan kalau Presiden Jokowi memberi dukungan pada pasangan Saifullah - Puti. Bahkan, Basarah juga mengklaim kalau hubungan politik Jokowi dengan Cagub Khofifah terputus.

"Pak Jokowi adalah kader PDI Perjuangan. Sebagai sesama kader, beliau mendukung Mbak Puti Guntur. Teristimewa, Mbak Puti adalah cucu Bung Karno, Sang Proklamator yang sangat dihormati Pak Jokowi," kata Basarah dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Minggu, (4/3)

Pernyataan Basarah itu muncul, setelah sehari sebelumnya Barisan Relawan Jokowi for Presiden (Bara JP) menyatakan dukungan pada Khofifah Indar Parawansa Cagub Jatim no urut 1, di Batu, Sabtu (3/3).

Untuk diketahui, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 diikuti oleh dua paslon. Paslon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak diusung 6 partai politik. Yakni, partai Demokrat (13 kursi), partai Golkar (11 kursi), Partai Amanat Nasional (7 Kursi), PPP (5 kursi), partai NasDem (4 kursi), dan partai Hanura (2 kursi).

sedangkan  paslon nomor urut 2, Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno, diusung PKB (20 kursi) PDI Perjuangan (19 kursi), Partai Gerindra (13 kursi) dan PKS (6 kursi).

(mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 05/03/2018, 11:48 WIB
Risma Sindir Khofifah 05/03/2018, 11:48 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 05/03/2018, 11:48 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 05/03/2018, 11:48 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 05/03/2018, 11:48 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 05/03/2018, 11:48 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 05/03/2018, 11:48 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 11:48 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 05/03/2018, 11:48 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 05/03/2018, 11:48 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 05/03/2018, 11:48 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 05/03/2018, 11:48 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 05/03/2018, 11:48 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 05/03/2018, 11:48 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 05/03/2018, 11:48 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 05/03/2018, 11:48 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 05/03/2018, 11:48 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 05/03/2018, 11:48 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 11:48 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 05/03/2018, 11:48 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 11:48 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 05/03/2018, 11:48 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 05/03/2018, 11:48 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up