JawaPos Radar

Kiai Sepuh Serukan Gerakan Sedulur Ngaji untuk Keutuhan NU

05/03/2018, 15:46 WIB | Editor: Soejatmiko
Kiai Sepuh Serukan Gerakan Sedulur Ngaji untuk Keutuhan NU
Gus Ipul saat menghadiri acara acara Kafiyah Ijazah Munas Ke-2 IMAP (Ittihad Al-Mutakhorrijin Al-Falah Ploso) di Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang Minggu malam (4/3). (istimewa)
Share this

JawaPos.com -- Hasil istikharah para kiai sepuh dalam mendukung calon gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf tidak sekadar pernyataan. Para kiai juga bergerak. Salah satunya dengan seruan untuk menyelenggarakan Sedulur Ngaji: Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur di semua wilayah di Jawa Timur.

Sedulur Ngaji adalah kegiatan bermunajat kepada Allah melalui wasilah mengkhatamkan Al Quran, membaca Salawat Nariyah, dan tahlil. Tujuannya, meminta keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan kepada Allah untuk masyarakat Jawa Timur.

Gerakan Sedulur Ngaji juga dilakukan agar pilkada serentak Jawa Timur tahun ini berjalan lancar, tertib, dan aman. Juga menghasilkan pemimpin amanah, dan bermanfaat yang memperjuangkan Islam ahlussunnah wal jama’ah annahdliyah, jamiyah Nahdlatul Ulama dan pondok pesantren.

Kiai Sepuh Serukan Gerakan Sedulur Ngaji untuk Keutuhan NU
Gus Ipul saat acara Alumni Ponpes Al Falah Ploso, Minggu (4/3) (istimewa)

Sedulur Ngaji juga upaya untuk berdoa dan menghadang upaya-upaya pihak luar yang dengan berbagai sekenario ingin memecah belah keutuhan NU. Para Kiai sepuh sudah beristikharah dalam menentukan pilihan, jangan sampai dipecah belah hanya karena adanya kader ambisius yang berujung pada upaya memecah belah warga NU.

Selain itu, Sedulur Ngaji juga digelar agar para jamaah mengetahui hasil istikharah jumhur ulama. "Agar Gus Ipul (sapaan akrab Saifullah Yusuf, red) terpilih dan dilantik menjadi gubernur Jawa Timur sebagai wujud ketaatan, ketawadluan kepada masyayikh, kiai NU, serta pengasuh pondok pesantren," kata pengasuh pondok pesantren Ploso, Kediri KH Nurul Huda Jazuli pada acara Kafiyah Ijazah Munas Ke-2 IMAP (Ittihad Al-Mutakhorrijin Al-Falah Ploso) di Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang Minggu malam (4/3).

Puluhan kiai sepuh mencatatkan namanya sebagai bagian dari ulama yang menyerukan gerakan Sedulur Ngaji. Mereka adalah KH Zainuddin Jazuli (PP Al Falah Ploso, Kediri), KH Anwar Manshur (PP Lirboyo, Kediri), KH Huda Jazuli (PP Al Falah Ploso, Kediri), KH Miftahul Ahyar (PP Miftahussunah Surabaya), dan KH Nawawi Abdul Jalil (PP Sidogiri, Pasuruan).

Ikut pula KH Agus Ali Masyhuri (PP Bumi Sholawat, Sidoarjo), KH Anwar Iskandar (PP Al Amin, Kediri), KH Mutawakil Alallah (PP Zainal Hasan Genggong, Probolinggo), KH Fuad NUr Hasan (PP Sidogiri, Pasuruan), KH Fuad Jazuli (PP Ploso, Kediri), KH Kholil As’ad Samsul Arifin (PP Wali Songo, Situbondo), serta KH Idris Hamid (PP Salafiyah, Pasuruan).

Sedulur Ngaji akan digelar setiap malam Jumat pukul 19.30 WIB, serentak di Jawa Timur. Lokasi Sedulur Ngaji bisa di rumah warga, musala, masjid, dan pondok pesantren. Mereka yang diundang adalah masyarakat umum. "Sedikitnya, 30 orang akan diundang dalam satu kegiatan Sedulur Ngaji," kata KH Zainuddin Jazuli.

Sementara itu, Gus Ipul yang ikut hadir dalam acara ini menyambut baik adanya seruan "Sedulur Ngaji". Pria asal Pasuruan itu menyampaikan rasa bangganya bisa hadir di tengah para ulama, kiai, santri, serta alumni Ponpes Al-Falah, Ploso.

Menurut Gus Ipul, Indonesia saat ini dijaga oleh para ulama dan kiai. "Partai-partai yang berniat bergabung dalam koalisi pun mengakui ingin juga berada dalam naungan keberkahan kiai. PKB, PDIP, PKS, Partai Gerindra dan yang terakhir Perindo pun begitu. Sekarang bergabung demi keberkahan para Kiai," tutur mantan Ketua Umum GP Ansor itu.

Para kiai, tidak hanya menjadikan Jawa Timur adem, tapi juga mampu menumbuhkan pusat-pusat ekonomi umat yang kini tumbuh subur di ribuan pesantren yang tersebar di pelosok-pelosok Jawa Timur.

(did/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 05/03/2018, 15:46 WIB
Risma Sindir Khofifah 05/03/2018, 15:46 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 05/03/2018, 15:46 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 05/03/2018, 15:46 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 05/03/2018, 15:46 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 05/03/2018, 15:46 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 05/03/2018, 15:46 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 15:46 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 05/03/2018, 15:46 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 05/03/2018, 15:46 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 05/03/2018, 15:46 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 05/03/2018, 15:46 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 05/03/2018, 15:46 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 05/03/2018, 15:46 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 05/03/2018, 15:46 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 05/03/2018, 15:46 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 05/03/2018, 15:46 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 05/03/2018, 15:46 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 15:46 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 05/03/2018, 15:46 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 05/03/2018, 15:46 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 05/03/2018, 15:46 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 05/03/2018, 15:46 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up