alexametrics

Peringati Harlah Fatmawati di Madiun, Puti Menangis

5 Februari 2018, 19:57:01 WIB

JawaPos.com – PDIP Madiun Raya menggelar rapat kerja, Senin (5/2). Rapat tersebut dihadiri oleh bakal calon wakil gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno.

Penyelenggaraan rapat tersebut juga bersamaan dengan peringatan hari lahir Fatmawati Soekarno, ibu negara pertama. Lebih dari 1.500 kader PDIP memanjatkan doa untuk mendiang Fatmawati.

Doa dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, KH Sutoyo. “Marilah kita kirim Al-Fatihah untuk almarhumah Ibu Fatmawati,” ajak Sutoyo. Forum rapat itu kemudian terdiam dan menundukkan kepala. Semua khusyuk mendoakan Fatmawati.

Di depan forum, Puti bercerita tentang sosok neneknya. Dia tak kuasa menahan air matanya. “Seolah-olah beliau hadir di sini. Maaf kalau saya menjadi emosional. Dulu kami kerap menghabiskan waktu bersama,” kenangnya.

Bagi Puti, sosok Fatmawati bukan hanya dikenal sebagai tokoh penting di balik Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Perjuangan Fatmawati bersamaan saat dia mengandung ayah Puti, Guntur Soekarno Putra.

“Ketika itu, Ibu Fat mengandung ayah saya, Guntur Soekarno. Karena mendampingi Bung Karno dalam pergerakan, dan karena jiwa progresif beliau sebagai perempuan, dua lembar kain merah dan putih itu dijahit tangan. Disatukan menjadi bendera merah putih,” tutur Puti dengan nada gemetar.

Dari neneknya semasa hidup, Puti mendapatkan banyak cerita seputar peristiwa itu. “Ibu Fat menceritakan, InsyaAllah bendera ini akan dikibarkan ketika suamiku, Bung Karno, memproklamirkan kemerdekaan,” lanjutnya.

Fatmawati lahir dari suami istri, Hasan Din dan Siti Chadijah. Hasan Din adalah tokoh Muhammadiyah di Bengkulu. Fatmawati sendiri banyak disebut pernah aktif di Nasyiatul Aisyiyah, organisasi perempuan Muhammadiyah. “Saya diajari ngaji oleh beliau. Suaranya merdu sekali saat melantunkan ayat suci Al-Quran,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Puti juga kembali menceritakan soal penugasan dirinya maju sebagai bakal calon wakil gubernur Jatim. Dia mengingat saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri memberinya mandat.

“Tugasmu tidak main-main, yaitu merajut Merah Putih. Agar dari Jawa Timur bisa dirajut Merah Putih untuk Indonesia. Inilah tugas kebangsaan bagi kita bersama,” ucap Puti menirukan perkataan Megawati.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (did/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Peringati Harlah Fatmawati di Madiun, Puti Menangis