alexametrics
Pilpres 2019

PPP Akui Peran Ulama di Panggung Politik Sangat Besar

Belajar dari Pilgub Jatim
4 Juli 2018, 15:45:57 WIB

JawaPos.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyinggung peran ulama sangat penting dalam pengambilan keputusan politik yang diambil partainya itu. Partai berlambang kakbah itu pun mencontohkan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Sekjen PPP Arsul Sani menyebut, sebelum memutuskan untuk mencalonkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, ia mengakui internal PPP kala justru lebih condong memilih Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

Namun, kata Arsul, seiring berjalannya waktu, para ulama meminta partai besutan Romahurmuziy itu untuk memberikan tiket rekomendasi kepada Khofifah-Emil. Alasannya, kala itu belum ada satupun partai NU yang memberikan dukungan kepada Khofifah. Padahal, mantan Menteri Sosial itu merupakan salah satu kader terbaik NU.

PPP Akui Peran Ulama di Panggung Politik Sangat Besar
Sekjen PPP Arsul Sani mengaku sebelumnya internal partainya justru condong mendukung Gus Ipul-Puti Guntur. (dok. JawaPos.com)

“Kami kedatangan kyai-kyai kultural. Mereka nangis minta PPP itu mendukung Khofifah,” kata Arsul di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (4/7).

Atas dasar rekomendasi ulama itulah PPP akhirnya menuruti untuk ikut mendukung pencalonan Khofifah. Ia pun tak mau nantinya para ulama menganggap PPP menganaktirikan kader NU sendiri.

“Jangan dianggap anak tiri lah oleh partai NU,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam versi hitung cepat (quick count), Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan pasangan Khofifah-Emil memenangkan Pilkada Jatim dengan perolehan suara 54,29 persen. Sementara itu, pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno memperoleh 45,71 persen suara.

Namun, angka ini bukan hasil final. KPU baru akan melakukan rekapitulasi hasil suara pada 9 Juli 2018.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (aim/JPC)



Close Ads
PPP Akui Peran Ulama di Panggung Politik Sangat Besar