alexametrics

Pilwalkot Cirebon, PASTI Menang-OKE Keok

4 Juli 2018, 17:05:27 WIB

JawaPos.com – Hasil perhitungan rekapitulasi suara pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot), Pasangan Nashrudin Azis-Eti Herawati (PASTI) dinyatakan unggul dari rivalnya, Bamunas ‘Oki’ S. Boediman-Effendi Edo (OKE), Rabu (4/7).

Rekapitulasi dari lima kecamatan di Kota Cirebon, menyebutkan paslon nomor urut 2, PASTI meraih 80.496 suara. Sementara, paslon nomor 1, OKE hanya meraih 78.511 suara. Kemenangan pasangan PASTI tipis, hanya terpaut selisih 1985 suara dari rivalnya.

Dari pantauan JawaPos.com, paslon PASTI unggul tipis di empat kecamatan dari lima kecamatan di Kota Cirebon. Sementara paslon OKE hanya unggul di satu kecamatan. Dari total 168.945 surat suara yang digunakan, sebanyak 9.938 dinyatakan tidak sah.

Usai membacakan hasil pleno rekapitulasi suara, Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani mengajarkan, jalannya perhitungan suara dimulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB di Kantor KPU Kota Cirebon, berlangsung aman dan lancar.

Dikatakannya, keterlibatan 168.945 suara pemilih Pilkada serentak 2018 di Kota Cirebon mencapai 72 persen partisipasi pemilih. Partisipasi pemilih Pilkada serentak periode ini mengalami kenaikan dari Pilkada 2013 sebelummya yang hanya, 69 persen.

“Artinya, pada Pilkada serentak ini partisipasi pemilih ada kenaikan sebesar 3 persen. Kenaikan ini baik, karena masyarakat sudah sadar menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Soal kemungkinan adanya penolakan hasil rekapitulasi dari salah satu tim pemenangan paslon, Emir mempersilahkan untuk menempuh jalur hukum. “Kalau ada gugatan silahkan menempuh jalur hukum ke MK,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Penjabat (PJ) Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik mengatakan, rekapitulasi hasil rapat pleno sudah diputuskan. Dirinya berterimakasih kepada semua pihak, jalannya rekapitulasi suara lancar dan kondusif.

Dedi mengatakan, meski jumlah partisipasi pemilih Kota Cirebon tidak mencapai target 77 persen pemilih, akan tetapi jumlah pemilih di Kota Cirebon semakin meningkat dan baik.

“Tingkat partisipasi pemilihan gubernur dan pemilihan walikota dan wakil walikota sebanyak 72 persen, dari tahun sebelumnya hanya 69 persen,” katanya.

Dikatakannya, kenaikan 3 persen tingkat  partisipasi pemilih di Kota Cirebon menandakan jalannya pilkada sudah semakin membaik, baik dari sisi penyelenggaraannya maupun keterlibatan masyarakatnya.

Dedi juga menyarankan agar masyarakat menerima hasil pleno keputusan dari KPU Kota Cirebon. Apabila terjadi gugatan, silahkan menempuh jalur hukum. “Hal-hal ada gugatan silahkan menempuh langkah-langkah hukum. Demokrasi ini sudah baik, mari kedepankan,” ujar Dedi.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (wiw/JPC)

Pilwalkot Cirebon, PASTI Menang-OKE Keok