alexametrics

Sihar Dicurhati Soal Monyet Liar hingga Potensi Wilayah Pakpak Bharat

4 Juni 2018, 23:35:38 WIB

JawaPos.com – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus dicurhati masyarakat Pakpak Bharat soal monyet liar yang kerap merusak lahan pertanian mereka.

Warga berharap, ada pendampingan pemerintah untuk menuntaskan permasalahan itu. Selain soal monyet liar, warga juga curhat soal potensi daerah yang belum berkembang. Hal itu diungkapkan warga Desa Buluh Tellang Kecamatan Tinada langsung kepada Sihar Sitorus saat berkunjung ke sana, Minggu (4/6).

“Kami tidak tahu potensi apa di sini (Pakpak Bharat). Takut kalau kami salah, nanti dihukum. Jadi, lebih baik kami bertani saja. Padahal, tidak mungkin tidak ada potensi di Pakpak Bharat ini bisa jadi penghasilan kami,” ungkap tokoh masyarakat, J Boang Manalu dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Senin (4/6).

Selain itu lanjutnya, warga juga mengeluhkan serangan hewan liar terhadap hasil pertanian, yakni, kopi, cabai, jeruk, dan lainnya. Warga Pakpak Bharat yang sebagian memiliki mata pencaharian sebagai petani, tak mampu mengatasi serangan hewan liar tersebut.

“Di sini monyet-monyet liar yang sering makan hasil pertanian kami. Ini tak bisa kami atasi dan sering buat kami merugi,” katanya.

Pendampingan pemerintah sungguh diharapkan masyarakat. Pemerintah harus memberikan pemahaman kepada maayarakat soal potensi yang dimiliki masyarakat.

“Kami inginkan adanya pendampingan dari pemerintah agar kami tahu apa potensi yang dimiliki daerah dan bagaimana pengelolaannya,” katanya.

Menjawab keluhan warga itu, Sihar mengatakan, Sumut yang kaya akan potensi alamnya memang sepatutnya dapat dikelola dengan baik. “Seharusnya memang ada pendampingan dari pemerintah. Agar ada edukasi yang diberikan kepada masyarakat. Tak hanya soal potensi daerah, tapi juga pengelolaannya,” kata Sihar.

Pengelolaan itu, tambah Sihar, tak bisa berjalan dengan baik dan maksimal tanpa dilibatkannya masyarakat. Hal ini pula yang menjadi visi misi Paslon yang diusung PDI Perjuangan dan PPP itu.

“Sumut kaya akan potensi daerah yang beragam. Tugas pemerintah untuk mengelolanya dengan baik. Tapi, pengelolaan tentu harus melibatkan masyarakat sebagai ujung tombak. Di sini, Djoss sudah siapkan program itu. Potensi-potensi daerah harus dilibatkannya masyarakat untuk berperan aktif,” pungkas mantan Exco PSSI itu.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sihar Dicurhati Soal Monyet Liar hingga Potensi Wilayah Pakpak Bharat