alexametrics

Djarot Dorong Percepatan Proyek Bendungan Sei Wampu

4 Mei 2018, 15:59:00 WIB

JawaPos.com – Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat bergerak menuju Kabupaten Langkat, Jumat (4/5). Dia didampingi Anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Soedjono. Mereka akan meninjau progres pembangunan proyek Bendungan D.I Sei Wampu di Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat.

Menelusuri jalanan berdebu, rombongan tiba di lokasi proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya dan PT Nindya Karya. Djarot dan Nusyirwan langsung melihat pembangunan.

Proyek senilai Rp 250 Miliar itu dibangun di atas lahan seluas 28 hektare. Jika rampung, bendungan akan mampu mengairi lebih kurang 11.000 hektare sawah warga.

Djarot mengungkapkan, harus ada percepatan pembangunan agar bisa langsung dimanfaatkan masyarakat. Karena selama ini, petani hanya mengandalkan hujan untuk mengairi sawahnya.

Sangat diperlukan sinergi antara Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Utamanya dalam hal pengawasan agar jangan sampai areal persawahan dialihfungsikan untuk hal lain. Seperti lahan sawit atau perumahan.

“Kalau sampai lahan persawahan dialihfungsikan, ini tidak sejalan dengan tujuan dibangunnya bendungan. Tidak sejalan dengan tujuan swasembada pangan,” ujar Djarot

Fisik bendungan diklaim sudah mencapai progres sebesar 45 persen. Djarot mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah membangun banyak bendungan atau waduk untuk kesejahteraan petani.

“Inilah keberanian Pak Jokowi dalam mencetak banyak waduk dan bendungan. Dalam rangka kedaulatan pangan. Jadi nggak ngomong tok lho itu yah,” cetus mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Di tempat sama, Nusyirwan Soedjono menambahkan bahwa jaringan bendungan dan irigasi harus benar-benar ditata dengan baik. Agar masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya.

“Sehingga masyarakat bisa melihat sebuah lingkungan yang nyaman. Itu berlaku untuk semua jaringan. Jaringan primer irigasi tidak hanya di sini saja. Tapi tentunya berlaku seluruh jaringan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, PPK Bendungan Sei Wampu Julhendra Sirait menerangkan, pembangunan bendunan sudah dicanangkan sejak 2005. Pihaknya melakukan studi kelayakan. pada 2011, detail engineringnya baru dirampungkan. Pembangunan fisik baru dimulai pada 2015.

Setelah Hari Raya Idul Fitri, PPK Bendungan Sei Wampu akan merampungkan pembayaran ganti rugi lahan masyarakat. “Target kami dari Sei Wampu. Kami membangun bendungnya dulu. Tahun depan, kami akan bangun jaringan irigasi kiri untuk dialirkan ke sawah masyarakat,” ulas Julhendra.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Djarot Dorong Percepatan Proyek Bendungan Sei Wampu