JawaPos Radar

Pilpres 2019

Jokowi-Ma'ruf Unggul di NU, Prabowo-Sandi di Muhammadiyah dan FPI

03/09/2018, 15:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Jokowi-Ma'ruf Unggul di NU, Prabowo-Sandi di Muhammadiyah dan FPI
Pasangan Prabowo-Sandi lebih unggul di kalangan pemilih berbasis Muhammadiyah dan FPI, berdasarkan survei Y-Publica, Senin (3/9). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pasangan calon Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin lebih unggul di pemilih berbasis Nahdlatul Ulama (NU) dibandingkan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno. Ini berdasarkan hasil survei yang dirilis Y-Publica, Senin (3/9).

Sebanyak 59 persen responden dari kalangan NU memilih Jokowi-Ma'ruf. Sementara yang memilih Prabowo-Sandi hanya 17,7 persen.

"Keunggulan Jokowi di basis pemilih NU tidak lepas dari posisi Ma'ruf Amin sebagai Rais Aam PBNU," ujar peneliti Y-Publica Hendri Kurniawan.

Jokowi-Ma'ruf Unggul di NU, Prabowo-Sandi di Muhammadiyah dan FPI
Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin lebih unggul di kalangan pemilih berbasis Nahdlatul Ulama (NU), berdasarkan survei Y-Publica, Senin (3/9). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Selain itu menurut Hendri, jauh sebelum Ma'ruf Amin dijadikan cawapres, Jokowi juga sudah dekat dengan tokoh-tokoh NU. Bahkan, petahana itu rajin menghadiri kegiatan-kegiatan NU.

Sementara di kalangan Muhammadiyah, pasangan Prabowo-Sandi lebih unggul. Sebanyak 42,7 persen pemilih dari basis Muhammadiyah memilih pasangan penantang ini.

Akan tetapi, persentase yang memilih Jokowi-Ma'ruf Amin juga tidak sedikit mencapai 39,9 persen. Survei ini juga melihat keterpilihan kedua pasangan calon dari basis organisasi kemasyarakatan (ormas), salah satunya Front Pembela Islam (FPI).

Hasilnya, pasangan Prabowo-Sandi unggul telak dibandingkan petahana. "Karena pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan 67,5 persen. Sedangkan Jok‎owi-Ma'ruf Amin mendapatkan 21,3 persen," imbuh Hendri.

Namun, di luar NU, Muhammadiyah, dan FPI, Jokowi-Ma'ruf Amin lebih unggul dibandingkan Prabowo-Sandi. Sebanyak 52,7 persen responden memilih pasangan petahana. Hanya 27,9 persen saja yang memilih pasangan penantang.

Sekadar informasi, survei Y-Publica ini dilakukan dari 13-23 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Responden dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling‎). Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka ‎kepada responden menggunakan kuesioner. Margin of error 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up