alexametrics

Tim Khofifah-Emil: Ada Alien yang Ingin Merusak Citra

3 Mei 2018, 12:54:30 WIB

JawaPos.com – Panwaslu bersama sentra Gakkumdu Lamongan menutup kasus yang menimpa Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Dugaan pelanggaran pidana pemilu dengan memanfaatkan program PKH yang sebelumnya dilaporkan, dinyatakan tidak terbukti dan tidak benar.

Juru Bicara Khofifah-Emil, KH. Zahrul Azhar Hans alias Gus Hans menyebutkan, keputusan tersebut telah membuktikan kalau pihaknya sama sekali tidak memanfaatkan PKH untuk kepentingan politik. Adapun tuduhan tersebut berdasarkan laporan Khotamin yang diketahui sebagai kader PDIP.

Pelaporan itu dianggap sebagai rangkaian serangan yang dilakukan kelompok tertentu. Gus Hans menyebutnya sebagai kelompok makhluk halus atau alien yang bertujuan merusak citra positif Khofifah-Emil. “Menurut saya, ada alien atau makhluk halus yang ingin merusak citra pasangan calon nomor satu,” kata Gus Hans kepada JawaPos.com, Kamis (3/5).

Pilgub Jatim 2018
Surat penghentian pemeriksaan kasus yang menimpa Khofifah-Emil. (Istimewa)

Gus Hans mencurigai adanya tekanan-tekanan dari kelompok alien atau makhluk halus ini kepada Panwaslu Lamongan. Sebab Panwaslu Lamongan sendiri diketahui mengeluarkan rekomendasi tanpa didahului klarifikasi dari tim Khofifah-Emil. Apalagi rekomendasi tersebut tidak terbukti dan dinyatakan dihentikan oleh sentra Gakkumdu Lamongan.

“Bisa jadi (ada tekanan). Karena fakta di lapangan kok jauh berbeda. Ini berusaha mengkaitkan dengan PKH. Padahal tidak terbukti dan ini tentu merusak citra para pendamping PKH yang selama ini tulus membantu masyarakat,” ungkapnya.

Gus Hans menekankan, Khofifah selaku mantan Menteri Sosial (Mensos) sudah tidak memiliki wewenang apapun terkait program PKH. Kendati demikian, dia tidak memungkiri para penerima PKH maupun pendamping PKH masih banyak yang simpati kepada Khofifah

Namun itu tidak ada instruksi baik dari Khofifah maupun dari tim pemenangan. Hal ini tentu tidak lepas dari kerja baik Khofifah selama menjadi Mensos yang sangat membekas.

“Ini yang muncul kok malah Ibu Khofifah. Apa korelasinya sebagai mantan menteri yang tidak punya otoritas memerintah mereka sebagaimana dituduhkan para makhluk alien itu. Dia ini mau merusak citranya ibu. Tapi menurut saya justru terbalik. Benar, Ibu Khofifah sudah mantan Mensos. Tapi penerima PKH masih simpati pada ibu karena kerjanya menjadi menteri sangat baik,” urai Gus Hans.

Dia berharap dengan adanya keputusan Panwaslu dan Gakkumdu Lamongan maka kelompok alien itu harus segera minta maaf. Baik kepada Khofifah-Emil maupun kepada tenaga kerja PKH yang telah dianggap tidak netral. “Yang melemparkan isu PKH itu yang harus minta maaf,” tegas Gus Hans.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Tim Khofifah-Emil: Ada Alien yang Ingin Merusak Citra