JawaPos Radar

Cak Anam: Di Atas Kertas Khofifah Menang

03/02/2018, 18:23 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Pilgub Jatim 2018
Bacagub Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan PPKN di Gedung Astranawa, Surabaya, Sabtu (3/2). (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menggelar pertemuan dengan puluhan tokoh senior Nahdlatul Ulama (NU) yang tergabung dalam Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah (PPKN). Salah satu yang dibahas adalah strategi pemenangan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

Salah satu inisiator PPKN Choirul Anam mengatakan, kelompok ini dibentuk untuk terus mengawal Khittah NU yang telah memutuskan 9 pedoman berpolitik warga NU dalam Muktamar di Jogjakarta pada 1989. Dalam hal ini, PPKN bertekad untuk memenangkan Khofifah yang berpasangan dengan Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Jatim Emil Elestianto Dardak.

“Dalam jangka panjang itu akan terus melihat NU tetap dalam relasi Khittah. Jangka pendek dan mendesak, relawan ini kemudian ingin membantu pemenangan Khofifah,” kata tokoh yang akrab disapa Cak Anam itu usai menggelar rapat bersama Khofifah di Gedung Astranawa, Jalan Gayungsari, Surabaya, Sabtu (3/2).

Dijelaskan Cak Anam, dalam rapat PPKN dibahas berbagai strategi. Salah satunya memperkuat relawan PPKN yang sudah tersebar hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) diseluruh Jatim. Tugas utama relawan PPKN adalah melakukan pendataan suara pendukung Khofifah secara real time.

“Relawan langsung masuk ke pendataan suara. Kami ambil langsung kuantitatif. Jadi nanti per TPS akan kami lihat. Karena di atas kertas tadi saya gambarkan Khofifah itu menang. Tapi di balik kertas kan belum tentu. Ini yang sedang kami lakukan. Kami bentuk relawan PPKN mulai di tingkat Provinsi Sampai TPS. Kami real time terus menerus. Akan ada laporan TPS ini, desa ini, kecamatan ini, sekian kekuatan,” beber Cak Anam.

Selain itu, relawan PPKN juga bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap adanya kecurangan-kecurangan dalam Pilgub Jatim 2018. Baik berbentuk pengelembungan suara maupun politik uang.

“Selain ada Panwas, tapi masyarakat juga sudah banyak. Saya kira kalau pengawasan dilakukan bersama-sama maka pelanggaran itu tidak akan terjadi. Hanya yang jelas sekarang, karena ini dampak dari politik liberal. Maka ukuran uang itu masih menjadi penentu. Jadi masyarakat itu kalau sudah digebyor (dikasih) uang, ini dampak dari demokrasi liberal kita di sini,” imbuhnya.

Sementara itu, Khofifah mengatakan bahwa tokoh-tokoh senior NU yang tergabung dalam PPKN sabagai influenser dan endoser. Posisinya di atas relawan yang siap menerima masukan sekaligus memberi saran pada seluruh komunitas dan relawan Khofifah-Emil.

“Mereka adalah kalangan NU kultural senior. Posisinya di tengah-tengah masyarakat adalah influenser, para endoser. Mereka adalah tokoh-tokoh berpengaruh di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, ini akan menjadi bagian yang bisa merakit gerakan-gerakan relawan dengan maksimalisasi untuk mengonversikan gerakan relawan menjadi suara,” kata Khofifah.

Dalam pertemuan tersebut, perempuan yang juga Ketua Umum Muslimat NU itu berkesempatan memaparkan berbagai strategi pemenangan dan beberapa hasil lembaga survei yang tidak bisa dipublikasikan.

“Saya presentasi dengan slide yang relatif komperenhensif. Tapi semuanya memang masih secret. Karena saya sudah harus menyampaikan strategi pemenangan. Saya akan menyampaikan peta dari hasil survei. Apakah peta dukungan, apakah peta yang masih harus kami sapa, format-format pemenangan seperti apa, itu yang saya ingin share pada pertemuan sore hari ini,” pungkas Khofifah.

(mkd/JPC)

Alur Cerita Berita

Ini Paparan Gus Ipul di Akhir Debat 03/02/2018, 18:23 WIB
Risma Sindir Khofifah 03/02/2018, 18:23 WIB
Ancaman Botoh di Pilgub Jatim 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Ipul Dapat Doa Khusus Dari Ulama 03/02/2018, 18:23 WIB
Puti Siapkan Skema Permodalan UMKM 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Ipul Ingin UMKM Jatim Naik Kelas 03/02/2018, 18:23 WIB
Timses Khofifah-Emil Tak Masuk DPT 03/02/2018, 18:23 WIB
Puti Gagas Jambore Lintas Agama 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Ipul Gagas Upah Minimum Guru 03/02/2018, 18:23 WIB
Ini Pesan Gus Ipul untuk GP Ansor 03/02/2018, 18:23 WIB
Fatayat Kompak Dukung Gus Ipul-Puti 03/02/2018, 18:23 WIB
Puti Paparkan Potensi Waduk Kalimati 03/02/2018, 18:23 WIB
Khofifah Yakin Muslimat NU Satu Hati 03/02/2018, 18:23 WIB
Emil Dardak Komitmen Membagun Madura 03/02/2018, 18:23 WIB
Kader PDIP Dukung Khofifah 03/02/2018, 18:23 WIB
Kirun : Gus Ipul Dulur Plek! 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Ipul Siap Kawal Program Rembulan 03/02/2018, 18:23 WIB
Relawan Jokowi Dukung Khofifah-Emil 03/02/2018, 18:23 WIB
Relawan Rampak Dukung Gus Ipul-Puti 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Ipul Akan Berkantor Di Madura 03/02/2018, 18:23 WIB
Makna Angka 1 Bagi Khofifah-Emil 03/02/2018, 18:23 WIB
Bahas Pemenangan, Khofifah Temui SBY 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Din: Puti Titisan Bung Karno 03/02/2018, 18:23 WIB
Khofifah Surati PWNU Jatim 03/02/2018, 18:23 WIB
Ini Strategi Kampanye Gus Ipul-Puti 03/02/2018, 18:23 WIB
Emil Dardak Siap Masuk ke Zona Arek 03/02/2018, 18:23 WIB
Ini Komitmen PKS Untuk Gus Ipul-Puti 03/02/2018, 18:23 WIB
Gus Ipul-Puti Gagas Desa Cerdas 03/02/2018, 18:23 WIB
Emil: Saat Ini Bagi-bagi 03/02/2018, 18:23 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up