alexametrics
Pilpres 2019

Bawaslu Panggil Dua Menteri Jokowi Hari Ini

2 November 2018, 10:45:17 WIB

JawaPos.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu) memanggil dua menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan (Mekeu) Sri Mulyani. Pemanggilan terhadap Luhut dan Sri Mulyani dilakukan lantaran keduanya diduga melakukan kampanye terselubung terhadap capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin saat perhelatan IMF-World Bank beberapa waktu lalu.

“Iya benar (Luhut dan Sri Mulyani dipanggil) pukul 15.00 WIB,” ujar anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Jumat (2/11).

Ratna melanjutkan, pemanggilan terhadap Luhut dan Sri Mulyani tidak bisa diwakilkan oleh orang lain. Pasalnya, kedua menteri tersebut adalah sebagai pihak yang dilaporkan. Sehingga, Bawaslu membutuhkan keterangannya.

“Jadi, saat ini sedang proses pemeriksaan. Kami sudah panggil terlapor, saksi,” katanya.

Rencananya Bawaslu memutuskan perkara tersebut pada pekan depan. Ini dilakukan untuk membuktikan apakah Luhut Binsar Pandjaitan dan Sri Mulyani melakukan kampanye terselubung atau tidak.

“Terakhir tanggal 6 sampai 7 November,” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut dan Sri Mulyani diduga melakukan pelanggaran pemilu. Dahlan Pido selalu masyarakat melaporkan kedua menteri Jokowi itu ke Bawaslu. Dia menilai tindakan Luhut dan Sri Mulyani menunjukkan keberpihakan kepada Jokowi selaku capres di Pilpres 2019.

Saat di atas panggung, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim berpose dua jari. Sementara Luhut Binsar Pandjaitan mengangkat sepuluh jari, begitu juga dengan Sri Mulyani.

Lalu, Luhut Binsar Pandjaitan mengubah pose dengan mengangkat satu jari, kemudian mengubahnya lagi dengan mengangkat jempol. Lantas orang-orang pun riuh melihat mereka berpose mengangkat jari, terutama melihat Chrstine Lagarde mengangkat dua jari.

Setelah mendengar suara riuh para tamu, Chrsitine Lagarde dan Jim Yong Kim ikut-ikutan mengubah posenya menjadi satu jari. Rupanya, saat momen tersebut, suara percakapan mereka terdengar jelas.

Saat di atas panggung, Sri Mulyani meminta kepada Luhut Binsar Pandjaitan agar Christine Lagarde mengganti pose dua jarinya. “Jangan pakai dua, bilang not two,” kata Sri Mulyani.

Dengan cepat Luhut pun beraksi meminta Lagarde menunjukkan jari satu saat foto bersama. “Not two, not two,” ucapnya diselingi tawa.

Lantas Christine Lagarde dan Jim Yong Kim pun mengubah pose jarinya menjadi satu jari. Seketika itu, Sri Mulyani memberikan penjelasan kepada

Christine Lagarde dan Jim Yong Kim alasan menunjuk jari satu.

“Two is for Prabowo, one is for jokowi,” kata Sri Mulyani kepada Chrsitine Lagarde.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (gwn/JPC)


Close Ads
Bawaslu Panggil Dua Menteri Jokowi Hari Ini