alexametrics

Komunitas Nelayan di Malang Deklarasi Anti Golput

2 Mei 2018, 19:04:04 WIB

JawaPos.com – Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), pada 27 Juni 2018 mendatang, puluhan warga nelayan, di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, mendeklarasikan anti golput.

Deklarasi itu merupakan ajakan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kepada para komunitas nelayan. Landasannya yakni, memilih pemimpin adalah wajib. Deklarasi anti golput itu digelar di bibir Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Rabu (2/5).

Sebelum deklarasi, terlebih dahulu digelar sosialisasi ‘Pilgub Jatim 2018 Segmen Komunitas Nelayan’. Sosialisasi ini diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang.

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko menjelaskan, semua komponen masyarakat memang sudah waktunya dilibatkan penuh pada acara-acara sosialisasi seperti ini.

“Kami terus berupaya maksimal untuk meningkatkan tingkat partisipasi politik masyarakat pada Pilgub Jatim 2018. Agar dapat berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Ketua PPK Sumawe Nanang Ernawan berharap, dengan diadakanya sosialisasi Pilgub Jatim 2018 di Komunitas Nelayan ini, dapat meningkatkan tingkat partisipasi pemilih. Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat bagi sosialisasi mengenai pentingnya memilih dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang.

Sementara itu, Divisi SDM dan Parmas PPK Sumawe Puguh Rian Saputro berharap, dengan gerakan pendeklarasian anti golput tersebut, akan berdampak positif sehingga pada hari pencoblosan mereka datang ke TPS.

“Hasilnya angka golput alias tidak memilih bisa ditekan, khususnya di daerah pinggiran, dengan partisipasi suara yang maksimal,” tandasnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Komunitas Nelayan di Malang Deklarasi Anti Golput