alexametrics

Djarot: Pancasila Harus Diinternalisasikan Dalam Kehidupan

1 Juni 2018, 23:35:16 WIB

JawaPos.com – Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah produk pemikiran terbaik yang digagas para pendiri bangsa. Sampai sekarang, Pancasila menjadi ideologi yang abadi.

Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat mengatakan, dirinya selalu mengedepankan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dia juga mengajak masyarakat untuk bisa mengimplementasikan Pancasila.

Hal itu disampaikan Djarot saat berdialog di hadapan Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Jumat (1/6), bertepatan dengan Harlah Pancasila. Bagi Djarot, Pancasila harus jadi pegangan hiduo dalam berbangsa dan bernegara.

Djarot: Pancasila Harus Diinternalisasikan Dalam Kehidupan
Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat saat menerima penuematan Ues Gara dari masyarakat Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Deli Serdang, Jumat (1/6). (ist/Dok.DJOSS)

Salah satu poin penting dalam Pancasila adalah, aspek Ketuhanan yang sejak dahulu kala telah ditegaskan Bung Karno bahwa Indonesia sebagai bangsa yang bertuhan dengan agama masing-masing. “Karena dalam sila ketuhanan itu, akan muncul nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban,” kata Djarot.

Cagub yang berpasangan dengan Sihar Sitorus (Djoss) tersebut juga mengharapkan, masyarakat untuk mampu menjadi pemilih yang cerdas dan dapat menambah kualitas pilkada.

“Jangan menjelekkan orang lain. Kalau ada yang menjelekkan, doakan saja agar diampuni Tuhan,” ujar Djarot

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Durin Tonggal P Sembiring mengaku sangat bangga atas kesediaan Djarot Saiful Hidayat yang mau hadir ke desa yang berada di pelosok tersebut. “Kami tidak menyangka bapak mau datang ke desa kami yang terpencil ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga meminta, masyarakat memenangkan Djarot-Sihar dalam pemilihan 27 Juni mendatang.

Dalam pertemuan itu, Djarot Saiful Hidayat menerima taburan Beras “Piher” sebagai lambang kemakmuran dan disarungkan “tumbuk lada” atau pisau adat yang melambangkan harapan agar seorang pemimpin mampu memberantas kebodohan dan kemiskinan.

Mantan Wali Kota Blitar tersebut juga disematkan “ues gara” atau syal etnis Karo yang melambangkan sosok yang terhormat dan berwibawa. Usai berdialog dengan warga, Djarot Saiful Hidayat diajak warga berkonvoi dengan sepeda motor untuk melihat hasil perkebunan masyarakat.

Harapan untuk selalu mengedepankan nilai Pancasila itu juga disampaikan Djarot Saiful Hidayat dalam berbuka puasa yang digelar Relawan Sumber Batu Djoss di Jalan SM Raja Medan.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Djarot: Pancasila Harus Diinternalisasikan Dalam Kehidupan