alexametrics

May Day 2018, Upah Layak Jadi Perhatian Djarot

1 Mei 2018, 22:20:29 WIB

JawaPos.com – May Day atau Hari Buruh adalah peringatan perjuangan kaum buruh atas nasib yang mereka rasakan. Bentuknya pun beragam, mulai orasi mimbar bebas, hingga membuat panggung hiburan rakyat.

Kondisi buruh di Sumatera Utara (Sumut) ternyata mendapat perhatian dari Calon Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat. “Tentunya permasalahan utama yang dihadapi buruh adalah masalah kesejahteraan. Penyesuaian UMP maupun UMR tidak boleh memberatkan saudara-saudara buruh,” ucap Djarot usai pelantikan DPC Pujakesuma Rantau Selatan, Bilah Barat, beserta pengurus ranting dan pelantikan Djarot Pujakesuma Center di Lapangan Ekabina Rantau Prapat, Labuhan Batu, Selasa (1/5).

Untuk itu kata Djarot, dengan upah yang cukup, skill buruh harus baik. Skill buruh harus ditingkatkan dengan pelatihan-pelatihan agar dapat bersaing di dalam dunia kerja.

May Day 2018, Upah Layak Jadi Perhatian Djarot
Djarot usai pelantikan DPC Pujakesuma Rantau Selatan, Bilah Barat, beserta pengurus ranting dan pelantikan Djarot Pujakesuma Center di Lapangan Ekabina Rantau Prapat, Labuhan Batu, Selasa (1/5). (ist/Dok.DJOSS)

Pada kesempatan itu, Djarot kembali menegaskan program kartu ‘sakti’ miliknya. Program Kartu Sumut Pintar, Kartu Sumut Sehat dan Kartu Sumut Sejahtera itu juga disediakan untuk kaum buruh.

“Kaum buruh tidak boleh ada yang ketinggalan terkait akses pendidikan, kesehatan dan bantuan agar sejahtera. Selamat hari buruh untuk kita semua,” ucap Djarot.

Sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat juga membuka turnamen futsal DJOSS Cup se-Labuhan Batu. Djarot menendang bola tanda dimulainya turnamenyang digelar di United Futsal, Kota Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu.

Dalam sambutannya, Djarot mengajak seluruh anak muda milenial untuk membangun tubuh yang sehat, jiwa yang kuat serta sportif. Sebab, dengan jiwa yang kuat akan mampu menjadi benteng kerukunan di atas keberagaman dalam satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pertandingan futsal ini, hal yang utama bukan mencari siapa pemenang. Tapi silaturahmi dan membangun kebersamaan. Itu sebabnya, dalam pertandingan harus mengutamakan sportifitas.

“Yang diadu itu skill, adu strategi. Ada wasit yang akan memimpin pertandingan untuk mencegah jangan sampai terjadi kecurangan-kecurangan. Mari adu skill, adu strategi tanpa menjelek-jelekkan orang lain,” tutur Djarot.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
May Day 2018, Upah Layak Jadi Perhatian Djarot