JawaPos Radar

Laporan Langsung dari Madinah

Berusia 120 Tahun, Akhirnya Dirah Injakkan Kaki di Tanah Suci

31/07/2018, 19:54 WIB | Editor: Ilham Safutra
Berusia 120 Tahun, Akhirnya Dirah Injakkan Kaki di Tanah Suci
Meski mengklaim berusia 120 tahun, usia Dirah sesuai paspor adalah 86 tahun. (Media Center Haji 2018)
Share this image

JawaPos.com - Dirah bin Mustopa tersenyum lebar saat kursi roda yang dia naiki keluar dari ruang pemeriksaan imigrasi Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Selasa (31/7) dini hari. Dirah adalah salah satu calon jamaah haji (CJH) tertua asal Kloter 09 Embarkasi Lombok. Dirah mengaku usianya 120 tahun.

"Alhamdulillah, akhirnya sampai juga. Alhamdulillah," kata Dirah berkali-kali.

Dirah terlihat tak membawa air minum seperti CJH kebanyakan. Dia juga tak mengenakan sandal. Dirah datang ke Tanah Suci sendirian. Tidak ada sanak keluarga yang menemaninya. Pengakuan Dirah tentang usianya yang mencapai 120 tahun itu dibenarkan rekan-rekan satu rombongan yang merupakan tetangga di kampung halaman Dirah.

Berusia 120 Tahun, Akhirnya Dirah Injakkan Kaki di Tanah Suci
Dirah disambut petugas haji Daker saat tiba di Bandara Jeddah. (Media Center Haji 2018)

"Beliau senang sekali bisa sampai Tanah Suci. Kami belikan beliau minum dan sandal,” kata Pelaksana Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja (Daker) Bandara Ubaidillah.

Dirah berangkat bersama 131 jamaah lain dari Lombok Barat. Dia berasal dari Desa Duman, Kecamatan Lingsar. Dia mengaku didaftarkan haji oleh keluarganya pada 2003.

Meski mengaku berusia 120 tahun, petugas haji berpatokan pada dokumen resmi yang diserahkan Dirah saat mendaftar haji. Sesuai paspor, Dirah tertulis kelahiran 1932 atau kini berusia 86 tahun.

Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat mengatakan, usia Dirah yang disebut 120 tahun hanya klaim yang belum bisa dikonfirmasi. "Kami tidak punya cara mengetahui secara pasti umurnya (kecuali melalui paspor, Red),” kata Arsyad di Bandara KAIA, Selasa (31/7).

Berdasar data Daker Bandara, sepanjang kedatangan gelombang pertama hingga awal kedatangan gelombang kedua pada 30 Juli 2018, sekitar 6,4 persen CJH berusia di atas 71 tahun. Jumlah persisnya adalah 5.806 orang. Sedangkan CJH berusia 61 hingga 70 tahun sebanyak 18.685 orang atau 20 persen dari total jamaah yang telah tiba.

Untuk yang berusia 51 hingga 60 tahun, jumlahnya 31.770 orang atau 35,2 persen. Sebaliknya, total jamaah berusia di bawah 20 tahun hingga 40 tahun sebanyak 9.964 orang atau 10,96 persen. 

oni/jpc/jpk

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up