alexametrics

Investigasi Awal Black Box: Lion Air Alami Enam Masalah Sebelum Jatuh

28 November 2018, 13:44:20 WIB

JawaPos.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memaparkan laporan awal terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dengan nomor penerbangan PK-LPQ di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2018. Sejumlah kerusakan pun berhasil diidentifikasi dari Flight Data Recorder (FDR).

Ketua Subkomite Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo mengatakan, burung besi nahas tersebut mengalami setidaknya enam masalah sebelum akhirnya jatuh ke laut. Masalah itu muncul sejak empat penerbangan terakhir.

“Dari data perawatan pesawat, sejak 26 Oktober, tercatat ada enam masalah atau enam gangguan yang tercatat di pesawat ini,” ujar Nurcahyo di aula KNKT Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).

Investigasi Awal Black Box: Lion Air Alami Enam Masalah Sebelum Jatuh
Pengangkatan turbin pesawat Lion Air JT 610, Sabtu (3/11). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Enam gangguan tersebut meliputi, airspeed and altitude flight atau tidak bisa mengatur kecepatan dan ketinggian pesawat; speed trim fail light; Indicated Airspeed (IAS) and Altitude (ALT) Disagree atau kegagalan indikator kecepatan dan ketinggian pesawat; maintenance light illuminate after landing; autothrottle arm disconnect; feel diff press light illuminate.

Kerusakan itu muncul bergantian sejak empat penerbangan Lion Air JT-610 terakhir. Mulai dari penerbangan Tianjin Binhai Tiongkok–Medan, Denpasar–Manado, Manado–Denpasar, dan Denpasar–Jakarta.

Lebih lanjut, Nurcahyo menegaskan bahwa temuan awal ini merupakan fakta dari FDR. Bukan analisis kecelakaan atau kesimpulan yang dibuat oleh tim investigasi. Analisis dan kesimpulan baru bisa dibuat setelah seluruh fakta didapat.

“Laporan awal ini disampaikan dalam 30 hari setelah kejadian, berisi fakta yang telah terkumpul dalam waktu 30 hari. Ini bukan analisis dan kesimpulan karena fakta belum semua terkumpul,” jelasnya.

Nurcahyo menuturkan, KNKT akan bekerja seefektif mungkin dalam mengungkap jatuhnya Lion Air JT-610. Mengingat ini sangat dibutuhkan oleh dunia penerbangan internasional untuk mencegah tragedi yang sama terulang di kemudian hari.

“KNKT akan berusaha menyelesaikan dalam 12 bulan. Karena ini jadi perhatian dunia. Dan banyak yang ingin belajar agar tidak terulang,” pungkasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Investigasi Awal Black Box: Lion Air Alami Enam Masalah Sebelum Jatuh