alexametrics

Begini Penjelasan Soal Jasad Korban KM Sinar Bangun Tidak Mengapung

28 Juni 2018, 20:33:03 WIB

JawaPos.com – Ratusan korban tenggelamnya KM Sinar Bangun sampai detik ini masih dinyatakan hilang. Adapula beberapa jasad yang ditemukan di dasar Danau Toba, Sumatera Utara, yang masih belum bisa diangkat ke permukaan.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan, hal tersebut tidak lepas dari kendala dari peralatan yang terbatas. Begitu pula kondisi alam yang cukup buruk.

“Kita perlu pemikiran yang lebih jauh sehingga tidak tergesa-gesa karena daerah dekat situ juga ada jurang kedalamannya lebih dari 600 meter, jadi kalo sampe masuk ke sana semakin sulit lagi,” tutur Soerjanto di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis (28/6).

Begini Penjelasan Soal Jasad Korban KM Sinar Bangun Tidak Mengapung
Gambar jasad yang tertangkap oleh ROV (Reyn Gloria/ JawaPos.com)

Dia menuturkan sempat pula berkordinasi dengan salah satu dokter forensik dari Universitas Indonesia terkait kabar mayat yang tidak terapung ke permukaan.

“Kalau temperaturnya dingin di dasar Danau Toba, itu seperti kita menaruh makanan di kulkas jadi reaksi pembusukannya itu lambat, jadi kenapa jasad itu bisa naik karena kita butuh berat jenis kita harus lebih ringan dari air,” jelasnya.

Dirinya pun menjelaskan, pengumpulan gas di tubuh manusia yang ada di dasar danau tidak cukup membuat berat jenis manusia ini lebih ringan dari angin.

“Lah jenis ini bisa lebih ringan kalau gas-gas ini sudah berkumpul ada di tubuh kita. Nah gas ini karena pembentukannya lambat. Sehingga kenapa jasad-jasad tersebut tidak mengapung, atau sebagian yang mengapung,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi pun menyampaikan remotely operated underwater vehicle (ROUV) atau robot di bawah air berhasil menangkap gambar jasad korban dan sepeda motor terkait kecelakaan KM Sinar Bangun. Posisi objek ini berada di kedalaman 450 meter. 

“Ini salah satu korban manusia di kedalaman 450 meter. Ini gambar menggunakan ROUV. Kita ambil gambarnya tadi siang. Ini (menunjukkan gambar) adalah sepeda motor, ini ada pelat motornya, setangnya. Jadi kita firm dengan ROUV bisa melihat benda tersebut dari KM Sinar Bangun,” jelas Syaugi dalam kesempatan yang sama.

Pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam pada Senin (18/6) tetap dilanjutkan. Tim juga tengah mencari cara mengangkat korban dari Danau Toba pada kedalaman 450 meter.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (ce1/rgm/JPC)

Begini Penjelasan Soal Jasad Korban KM Sinar Bangun Tidak Mengapung