JawaPos Radar

Olahraga Jadi Sarana Datangkan Wisatawan

27/02/2018, 02:15 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Olahraga Jadi Sarana Datangkan Wisatawan
Talkshow Eventnesia 2018 (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua Tim Percepatan Wisata Olahraga Kementerian Pariwisata Aranyaka Dananjaya Axioma mengatakan, olahraga dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendatangkan wisatawan di Indonesia.

Dalam acara olahraga besar seperti Asian Games, kata Aranyaka, ada wisata alam dan wisata buatan. Wisata alam terjadi ketika pengunjung baik atlit peserta maupun penonton menikmati alam sekitar tempat diselenggarakannya berbagai pertandingan olahraga.

"Sedang wisata buatan terjadi ketika berbagai kebudayaan lokal diangkat dalam peristiwa olahraga itu. Di Asian Games misalnya, dipertandingkan pencak silat yang merupakan kekayaan olahraga lokal. Semua itu dalam sudut pandang Kemenpar adalah sarana untuk mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya,” kata Aranyaka dalam sesi talkshow Eventnesia 2018 yang diselenggarakan oleh Program S1 Event Universitas Prasetiya Mulya, Kampus BSD, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Staf Ahli Bidang Politik Kemenpora Yuni Poerwanti mengatakan, olahraga dapat menjadi mesin kedua perekonomian Indonesia asal dikelola dengan sungguh-sungguh.

“Olahraga itu aktivitas yang dilakukan oleh bangsa di seluruh dunia, tak terkecuali oleh bangsa Indonesia dan sudah diatur dalam UU Nomor 3 Tahun 2005 bahwa tidak ada satu manusia pun yang tidak bisa menikmati olahraga, baik layanannya, keikutsertaan memelihara sarana-sarananya, industri olahraganya, sampai ke sport tourism, dan sebagainya,” jelas Yuni.

Olahraga itu sendiri merupakan sarana alat promosi antara lain dalam dunia pendidikan, kesehatan, perdamaian dan pariwisata.

“Dalam UU olahraga itu ada tiga lingkup yang dinyatakan. Olahraga untuk pendidikan karena di dunia pendidikan itu bukan hanya olah pikir, tapi juga ada psikomotor, olah fisik. Yang kedua, olahraga untuk rekreasi. Lalu dari pembudayaan yang berasal dari rekreasi menuju prestasi."

Ketiga, lanjutnya, olahraga untuk prestasi, untuk gengsi sebuah negara, untuk martabat bangsa. Kita semua harus memperhitungkan, memperjuangkan sport tourism. Ini salah satu promosi kepada bangsa lain.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up