JawaPos Radar

Ibadah Haji Selesai, Saatnya Belanja Oleh-oleh di Pasar Jaafaria

25/08/2018, 23:16 WIB | Editor: Imam Solehudin
Jamaah Haji
Rombongan jamaah haji dari Sulawesi memborong oleh-oleh di Pasar Jaafaria, Makkah (Firzan Syahroni/JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Seluruh jamaah telah selesai melaksanakan rangkaian ibadah haji. Mereka yang masuk gelombang satu kini bersiap pulang ke Tanah Air. Sedangkan rombongan jamaah haji gelombang dua akan diberangkatkan ke Madinah.

Sambil menunggu keberangkatan, sebagian jamaah haji sibuk berbelanja oleh-oleh. Salah satu lokasi yang menjadi jujukan mereka adalah Pasar Jaafaria di Makkah.

JawaPos berkesempatan mengunjungi pasar itu, Sabtu (25/8) siang waktu setempat. Pasar tersebut tampak ramai.

Jamaah Haji
Jamaah haji dari berbagai negara memenuhi Toko Indonesia di Pasar Jaafaria, Makkah. (Firzan Syahroni/JawaPos)

Jamaah haji dari berbagai negara memenuhi toko-toko, termasuk jamaah haji Indonesia. "Saya sebenarnya sudah belanja di Madinah. Tapi masih kurang. Karena itu belanja lagi di sini mumpung belum pulang, " kata Junaedi, jamaah haji asal Madura.

Berbelanja di Pasar Jaafaria memang mengasyikkan. Sebab, barang-barang yang dijual relatif lengkap dan variatif. Ada surban, pashmina, tasbih, hingga teko perak dan gantungan kunci bergambar kakbah.

Di bagian depan pasar terlihat deretan ruko. Yang menarik, ada juga toko Indonesia. Tapi pedagangnya ternyata orang Arab, bukan orang Indonesia.

Sebagian pedagang di Pasar Jaafaria mahir berbahasa Indonesia, meski terbatas hanya pada nominal uang.

Jika pandai menawar, pembeli bisa mendapatkan harga yang lebih murah dibanding belanja di tempat lain. Untuk surban, misalnya. Harga di toko lain di luar Jaafaria berkisar 10-15 riyal. Tapi di Pasar Jaafaria, harganya hanya 7-8 riyal.

Selain oleh-oleh haji, ada juga toko perhiasan. Harga perhiasan emas 21 karat di pasar tersebut berkisar 155 riyal sampai 165 riyal atau Rp 620 ribu sampai Rp 660 ribu per gram.

Ahmad Maulana, jamaah haji asal Bekasi, terlihat mempotret perhiasan-perhiasan emas yang dipajang pedagang. Foto-foto itu lantas dia kirim ke istrinya di Bekasi.

"Istri saya pengen gelang. Tapi mau lihat modelnya dulu. Karena itu saya kirimin foto-fotonya," jelasnya.

oni/jpk

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up