alexametrics

Pascabebas, Ahok Masih di Jakarta untuk Beberapa Hari Ini

SK Pengunduran Diri sudah Ditandatangani
25 Januari 2019, 09:10:57 WIB

JawaPos.com – “Nggak apa-apa, yang penting Pak Ahok sehat,” tutur Sri Damiya setelah tahu gagal bertemu dengan idolanya, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, saat keluar dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, kemarin (24/1). Dua bola mata Sri tampak berkaca-kaca. Perasaan perempuan 58 tahun itu campur aduk antara terharu, gembira, dan kecewa.

Sri adalah salah satu Ahokers -sebutan sahabat dan simpatisan Ahok- yang setia menunggu bebasnya Ahok setelah menjalani pemidanaan kasus penodaan agama.

Padahal, Sri bersama Ahokers lainnya datang sejak pagi. Bahkan, sebagian menginap di teras ruko di Jalan Komjen Pol M. Yasin atau sekitar 200 meter dari kompleks Rutan Mako Brimob.

Pascabebas, Ahok Masih di Jakarta untuk Beberapa Hari Ini
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (baju) bersama puput mengikuti ibadah sebagai bentuk rasa syukur atas bebasnya BTP. (Istimewa)

Meski sudah menginap, Ahokers memang tidak bisa menyaksikan Ahok keluar dari rutan. Sebab, posisi rutan berada di dalam kompleks Mako Brimob yang dijaga ketat puluhan anggota kepolisian. Tidak semua orang bisa memasuki kompleks tersebut. Hanya orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu yang bisa masuk ke Mako Brimob. Ahokers cuma bisa berada di luar kompleks markas satuan elite kepolisian tersebut. Itu pun tidak bisa melihat aktivitas di depan rutan.

Ahok beserta tim BTP sengaja menghindari kegaduhan saat bebas kemarin. Tidak ada sambutan mencolok di depan pintu keluar rutan. Ahok keluar dari selnya pukul 07.30. Dia hanya dijemput putra sulungnya, Nicholas Sean, dan sejumlah anggota tim BTP. Mereka langsung masuk ke mobil yang menuju pintu keluar kompleks Mako Brimob. Ahok beserta rombongannya juga tidak menghampiri simpatisan fanatiknya yang setia menunggu di pintu keluar kompleks Mako Brimob.

Dari sumber Jawa Pos, begitu bebas, Ahok beserta Nicholas dan tim BTP tidak menuju ke rumahnya di Perumahan Pantai Mutiara Pluit. Lagi-lagi, tujuannya menghindari kerumunan Ahokers dan wartawan. Tetapi, meluncur ke sebuah tempat yang dirahasiakan. Belakangan diketahui, rumah tersebut adalah kontrakan di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat. Di sana, dia melakukan sejumlah aktivitas yang foto dan videonya belakangan disebarkan tim BTP.

Dari video tersebut, Ahok tengah melakukan ibadah syukur bersama kerabat dekatnya. Doa dan puji-pujian itu menyambut kebebasan pria asal Belitung tersebut. Yang istimewa, kemunculan Bripda Puput Nastiti Devi yang duduk satu sofa dengan Ahok. Puput adalah ajudan mantan istri Ahok, Veronika Tan, yang kini menjadi calon istri Ahok dan bakal menikah bulan depan.

Selama di dekat Ahok, Puput begitu antusias mengikuti ibadah syukur dan berdoa bersama tersebut. Puput bahkan sangat semangat menyanyikan lagu rohani berjudul Allah itu Baik-Kasih Setianya Tak Pernah Berubah. Kondisi itu semakin menguatkan bahwa Puput sudah mengikuti agama Ahok.

Ahok dan Puput juga tampak serasi dengan mengenakan baju biru navy. Keduanya bahkan tidak canggung menunjukkan kedekatan kepada keluarga Ahok yang berkumpul di sana. Ahok dan Puput mengambil foto dengan posisi berdampingan bersama tim BTP dan Djarot Saiful Hidayat yang datang mengunjunginya bersama sang istri, Happy Farida.

Selain Puput, tampak ibunda Ahok, Buniarti Ningsih; adik Ahok, Fifi Lety; dan kakak angkat Ahok, Nana Riwayatie. Buniarti tampaknya sangat bahagia menyambut kebebasan sang anak. Hal itu terlihat dari semangatnya bertepuk tangan dan bernyanyi.

Sementara itu, semakin dekatnya pernikahan Ahok-Puput juga terdengar dari Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok, yang merupakan tempat tinggal perempuan berusia 22 tahun tersebut. Lurah Pasir Gunung Selatan Aslih Sinten mengatakan, keluarga Puput sudah mengajukan permohonan surat pengantar nikah sejak 17 Januari. “Sudah saya tanda tangani. Semua persyaratannya lengkap,” kata Aslih.

Menurut dia, pernikahan Puput sangat mungkin dilaksanakan di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Aslih menambahkan, sangat mungkin pernikahan berlangsung secara Kristiani atau mengikuti kepercayaan Ahok. “Bukan pernikahan secara Islam. (Agama Puput) ikut calon suaminya,” jelas dia.

Dari Mabes Polri dilaporkan, Puput dipastikan sudah mengundurkan diri dari institusi kepolisian. Pada 9 Januari, Polri menerima pengunduran dirinya sebagai polwan. Karena itu, Puput tidak perlu lagi mengajukan izin untuk menikah kepada pimpinan Polri.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan bahwa sekitar 15 hari lalu, pengunduran diri Puput sebagai anggota Polri secara resmi diterima. Pengunduran diri itu telah ditandatangani petinggi Polri. “Surat keputusannya sudah keluar,” paparnya.

Dengan begitu, yang bersangkutan tidak lagi terikat dengan aturan kepolisian. Di antaranya, setiap anggota harus mengajukan izin untuk menikah. “Karena bukan anggota Polri, ya tidak perlu saya komentari lagi,” paparnya.

Pada bagian lain, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan bahwa sahabat karibnya tersebut masih di Jakarta untuk beberapa hari ini. Kata politikus yang akrab disapa Pras itu, Ahok memang sengaja menghindari media. “Saya belum bertemu Pak Ahok hari ini (kemarin, Red). Setahu saya beliau masih di Jakarta. Untuk jadwal besok, ke mana agendanya saya tidak tahu,” ungkap Pras.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (bry/rya/idr/riz/wib/c6/c10/agm)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Pascabebas, Ahok Masih di Jakarta untuk Beberapa Hari Ini