JawaPos Radar

Honorer: Untuk Dana Kelurahan Rp 3 Triliun Ada, Giliran Kami Diabaikan

23/10/2018, 16:43 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Forum Honorer
50 ribu anggota Forum Honorer K2 akan mengepung Jakarta menuntut kejelasan status pengangkatan PNS-nya. (jpnn/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Rencana pemerintah mengucurkan dana kelurahan sebesar Rp 3 triliun menjelang Pilpres 2019, menuai sorotan dan dianggap melukai hati kaum honorer. Kebijakan itu dianggap jauh dari rasa keadilan.

"Kok Presiden Jokowi enggak adil banget sama kaum honorer sih? Memang kami yang sudah mengabdi ini dianggap tidak berguna kali ya makanya diabaikan terus. Ini sangat menyakitkan hati," ujar Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih, Selasa (23/10).

Titi yang merupakan guru honorer di Banjarnegara itu menegaskan, mestinya pemerintah menyelesaikan masalah K2 dulu. Jangan selalu bilang tidak ada dana buat mengangkat K2 menjadi PNS. Giliran untuk yang lain selalu ada.

"Kami sangat setuju dengan usulan anggota DPR RI bahwa dana kelurahan itu lebih baik dialokasikan untuk mengangkat 438.590 honorer K2. Kan pengangkatannya bisa bertahap, enggak harus sekaligus," kata Titi.

Ketidakadilan itu tampak nyata karena setiap ada permintaan K2 diangkat PNS selalu diadang dengan dua hal, yaitu dasar hukum dan dana. Anehnya, giliran untuk kelurahan atau yang lain bisa. Apalagi namanya jika bukan pengabaian.

"Kenapa untuk K2 selalu ada saja alasannya yang buat tidak bisa diangkat menjadi CPNS. Dana untuk kelurahan ada, giliran untuk kami banyak alasannya. Makanya akan kami tanyakan langsung nanti di aksi nasional 30 Oktober bersama teman-teman, minimal 50 ribu orang. Kami ingin tahu jawaban presiden seperti apa," sergahnya. 

Sebelumnya, Anggota Komisi X DR Abdul Fikri Faqih mengatakan, jika pemerintah punya uang yang cukup sebaiknya dipakai untuk mengangkat guru honorer K2 (kategori dua) menjadi CPNS, bukan untuk dana kelurahan yang bakal menuai sorotan.

(ce1/yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up