alexametrics

91 Petugas Penyelenggara Pemilu Gugur, Sandi Bakal Gelar Salat Gaib

23 April 2019, 16:57:41 WIB

JawaPos com – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2019. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku berduka dan akan melakukan salat gaib bersama di Masjid At-Taqwa, Jakarta Selatan.

“Ada hampir 100 orang petugas KPPS yang meninggal. Kita nanti akan ada salat gaib bersama para kiai untuk berdoa kepada pejuang-pejuang kita di masjid At Taqwa,” kata Sandi di Jl Pulombangkeng, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Sandi mengistilahkan banyaknya korban jiwa yang meninggal dalam pelaksanaan pemilu sebagai bencana bagi demokrasi. Sandi turut berduka, apalagi petugas yang menjadi korban jiwa mencapai 91 orang.

“Di atas angka berapapun juga ini kita bicara nyawa. Kita bicara suatu bencana ya bagi kita,” terangnya.

Di samping itu, Sandi berharap KPU dan Bawaslu dapat mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. Sandi menambahkan, apalagi masyarakat menginginkan perubahan.

“Ini mata dunia melihat Indonesia sekarang dan saya ingin berpikir positif,” tukasnya.

Dikutip dari laman setkab.go.id, ada 91 orang petugas KPPS meninggal, dan 374 orang sakit yang tersebar di 19 provinsi. “Sakitnya bervariasi,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Senin (22/4).

KPU berencana bertemu dengan Kementerian Keuangan untuk membahas kemungkinan pemberian santunan kepada para petugas KPPS yang meninggal dalam melaksanakan tugasnya itu.

“KPU mengusulkan besaran santunan untuk anggota KPPS yang meninggal dunia Rp 30-36 juta, sementara yang sakit hingga cacat maksimal Rp 30 juta, dan untuk yang luka besaran santunan maksimal Rp 16 juta,” ungkap Arief.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Igman Ibrahim