JawaPos Radar

Gempa Sulteng

Perhitungan Sementara, Kerugian Tembus Rp 13,8 Triliun

21/10/2018, 20:42 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Gempa
Kerusakan akibat gempa. Beberapa rumah rata dengan tanah. (Fatih/JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Setiap bencana yang terjadi selalu menimbulkan dampak kerugian. Seperti yang terjadi di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah, kerugian akibat gempa disertai tsunami itu terhitung mencapai Rp 13,8 triliun.

“Hasil perhitungan sementara terhadap kerugian dan kerusakan akibat bencana berdasarkan data per Sabtu (20/10) mencapai lebih dari Rp 13,82 triliun,” ujar Kepala Pusdatinmas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis, Minggu (21/10).

Berdasarkan sebaran wilayah, maka kerugian dan kerusakan di Kota Palu mencapai Rp 7,63 triliun, Kabupaten Sigi Rp 4,29 triliun, Donggala Rp 1,61 triliun dan Parigi Moutong mencapai Rp 393 miliar.

“Diperkirakan dampak kerugian dan kerusakan akibat bencana ini akan bertambah, mengingat data yang digunakan adalah data sementara,” katanya.

Sutopo mengaku, kebutuhan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana belum dilakukan perhitungan. Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB terus melakukan pendataan dan melakukan kaji cepat untuk menghitung. 

Dia memperkirakan, untuk membangun kembali daerah terdampak bencana nantinya pada saat periode rehabilitasi dan rekonstruksi akan memerlukan anggaran lebih dari Rp 10 triliun.

“Tentu ini bukan tugas yang mudah dan ringan, namun Pemerintah dan Pemda akan siap membangun kembali nantinya. Tentu membangun yang lebih baik dan aman sesuai prinsip build back better and safer,” tutur dia.

Adapun, hingga Minggu (21/10) pukul 13.00 WIB, tercatat 2.256 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Sebarannya di Kota Palu 1.703 orang, Donggala 171 orang, Sigi 366 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu 1 orang.  Semua korban sudah dimakamkan. Sebanyak 1.309 orang hilang, 4.612 orang luka-luka, dan 223.751 orang mengungsi di 122 titik.

Banyak bangunan dan infrastruktur yang hancur akibat bencana. Kerusakan meliputi 68.451 unit rumah, 327 unit rumah ibadah, 265 unit sekolah, perkantoran 78 unit, toko 362 unit, jalan 168 titik retak, jembatan 7 unit dan sebagainya. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up