JawaPos Radar

Liputan Langsung dari Mekkah

DPR Minta Mitigasi Bencana Masuk Materi Manasik

21/08/2018, 05:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
DPR Minta Mitigasi Bencana Masuk Materi Manasik
Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI) Arab Saudi mengerahkan 7 bus untuk mengangkut jamaah dari Arafah ke Muzdalifah, Senin (20/8). (Firzan Syahroni/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Badai yang menerjang tenda-tenda jamaah haji Indonesia di padang Arafah menjadi pelajaran baru yang bisa dipetik untuk pelaksanaan manasik. Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) memasukkan mitigasi bencana, khususnya bencana badai, dalam materi manasik haji maupun umrah.

Anggota Komisi VIII DPR Hasan Aminuddin menjelaskan, calon jamaah haji (CJH) perlu mendapat wawasan dan pengetahuan agar tidak takut dan bingung saat terjadi badai di Arafah, Muzdalifah, atau Mina.

"Jangan sampai ada jamaah yang tidak tahu harus berbuat apa saat terjadi badai di Arafah seperti Minggu malam itu," ujar Hasan saat ditemui Jawa Pos di Arafah, Senin malam (20/8) waktu Arab Saudi.

Minggu malam lalu memang terjadi hujan badai di Arafah. Badai yang berlangsung sekitar 30 menit itu membuat empat tenda logistik roboh.

Namun, semua tenda yang ditempati jamaah aman. Hanya ada beberapa yang doyong akibat diterjang angin kencang.

Hasan mengakui, kondisi tenda jamaah terus membaik. "Tendanya kokoh. Dihantam angin kencang begitu tidak roboh. Luar biasa. Saya mengapresiasi Kemenag," katanya.

ONI/JPK

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up