JawaPos Radar

Pembaharuan Sistem Jadi Biang Keladi Membludaknya Stasiun KRL Hari Ini

21/07/2018, 18:50 WIB | Editor: Mochamad Nur
Pembaharuan Sistem Jadi Biang Keladi Membludaknya Stasiun KRL Hari Ini
Antrean oenumpang KRL Commuter LIne (Uji Sukma Medianti/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pengguna KRL yang hendak bepergian malam ini siap-siap kecewa. Hal ini lantaran adanya pembaharuan sistem ticketing KRL. Akibatnya, terjadi antrean yang mengular di setiap Stasiun KRL Jabodetabek.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, adanya pembaharuan sistem ini mengakibatkan antrean yang panjang di Stasiun Cawang. Hanya ada satu mesin tap yang dapat berfungsi. Alhasil pengguna KRL yang hendak keluar dan masuk harus melewati satu tempat tap saja.

Sialnya, pengguna yang hendak menaiki KRL harus melakukan transaksi menggunakan Tiket Harian Berjamin (THB), sudah antre untuk tap di mesin tiket harus antre pula untuk membeli THB. Salah seorang pengguna KRL bernama Clara,23 mengeluh, lantaran ia harus membeli THB meski sudah memiliki kartu uang elektronik/e-money.

"Kata petugasnya flazz (uang elektronik keluaran BCA) gak bisa kebaca di sistem jadi harus antre lagi buat beli THB," keluhnya kepada Jawapos.com, di Stasiun Manggarai, Sabtu (21/7).

Tak sampai disitu, ia juga tidak bisa langsung menukar THB sesampainya di Stasiun Manggari. Clara baru saja melewati perjalanan dari Stasiun Cawang dan Stasiun Manggarai. Selain itu, untuk keluar Stasiun saja ia harus mengantre.

Sementara itu, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator layanan KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna terkait antrian pada loket dan gate elektronik untuk masuk serta keluar di beberapa stasiun pada pagi hari ini (21/7).

Kondisi tersebut terjadi karena saat ini PT KCI sedang melakukan proses pembaharuan dan pemeliharaan sistem pada perangkat ticketing yang dimulai sejak dini hari tadi pada pkl 01.00 WIB dan masih berlangsung hingga saat ini.

Pekerjaan upgrade dan pemeliharaan sistem tiket elektronik ini telah direncanakan dan berjalan sesuai jadwal untuk sebagian besar stasiun.

Namun di sejumlah stasiun lain, pekerjaan terkendala waktu karena sempitnya rentang waktu (window time) saat KRL tidak beroperasi dan tidak ada transaksi tiket pengguna, sehingga sebagian perangkat Gate dan POS (point of sales) loket dibeberapa stasiun hingga kini masih dalam proses pemeliharaan dan belum dapat dioperasikan untuk melayani penumpang.

Dalam skala pekerjaan yang berbeda-beda, upgrade dan pemeliharaan sistem sendiri merupakan pekerjaan yang rutin dilakukan untuk menjaga performa sistem tiket elektronik KRL Jabodetabek. Upgrade berkala yang dilakukan membuat sistem yang di awal penerapannya lima tahun lalu hanya melayani sekitar 400 ribu transaksi per hari, kini mampu melayani lebih dari 1.000.000 transaksi per hari tanpa ada kendala berarti.

Hingga saat ini, sistem elektronik KCI mencakup 760 gate elektronik, 233 Vending Machine, dan terhubung ke 79 Stasiun yang melayani KRL. Proses kali ini merupakan upaya untuk membuat sistem ticketing semakin dapat diandalkan.

Menurut VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa, waktu pelaksanaan proses tersebut diprogramkan akan selesai sekitar pukul 11.00 WIB dan diharapkan seluruh perangkat sudah dapat dioperasikan untuk pelayanan.

Selama proses dilakukan PT KCI menugaskan karyawan dari berbagai tingkatan dan unit kerja untuk membantu pelayanan para pengguna di seluruh stasiun KRL.

Pengguna jasa yang menemukan kendala pada kartu dihimbau untuk dapat menghubungi petugas di Stasiun.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up