JawaPos Radar

Kerahkan Pesawat Hercules Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Asmat

21/01/2018, 10:58 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kerahkan Pesawat Hercules Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Asmat
Bantuan kemanusiaan dari PTFI saat diturunkan melalui Helikopter Aifast di Bandara Ewer, Agats, Kabupaten Asmat (ist Freeport For Radar Timika)
Share this

JawaPos.com - Wabah campak dan gizi buruk yang melanda masyarakat di Kabupaten Asmat, Papua mengakibatkan sejumlah korban. Kini pemerintah pun sudah menetapkan kasus luar biasa (KLB). Mengantisipasi tidak bertambahnya korban, aparat TNI mengirim paramedis dan dokter.

Selain tenaga medis, TNI juga mengirimkan bantuan berupa makanan dan minuman serta sejumlah pakaian yang dapat berguna bagi warga Asmat yang totalnya mencapai 9 ton. Menurut Kabid Penum TNI, Kolonel (Inf) Bedali Harefa, bantuan itu merupakan hasil kerja sama TNI dengan beberapa lembaga negara hingga instansi swasta.

"Bantuan kemanusiaan berupa makanan, minuman, dan pakaian dengan total 718 koli (satuan barang kiriman) seberat 9000 kilogram merupakan bantuan dari Mabes TNI, Korps Marinir TNI AL, Dharma Pertiwi, Corporate Social Responsibility (CSR), PT BCA Tbk, dan PT BNI Tbk," ungkap Bedali kepada JawaPos.com, Minggu (21/1).

Kerahkan Pesawat Hercules Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Asmat
Sejumlah obat-obatan dan bahan makanan yang akan diberangkatkan ke Kabupaten Asmat guna membantu warga yang terkena KLB tiba di Bandara Mozes Kilangin dengan Hercules TNI AU-C-130 (MAYER SARIOA/RADAR TIMIKA)

Bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat Hercules A-1312 milik TNI AU dan telah diterima oleh petugas di Lapangan Udara (Lanud) Timika, Papua.

Rencananya bantuan kemanusiaan yang disimpan di Aula Makodim 1710 Mimika, Kodam Cendrawasih itu akan disebar ke daerah-daerah terpencil yang terkena wabah penyakit campak dan gizi buruk. "Barang bantuan kemanusiaan tersebut saat ini disimpan di Aula Makodim 1710/Mimika Kodam XVII/Cendrawasih," pungkas Bedali.

Sebelumnya wabah penyakit campak dan gizi buruk menyerang warga Asmat. Dari data satgas kesehatan sekurang-kurangnya bencana ini telah merenggut 67 korban jiwa. Mayoritas anak kecil.

Hingga Jumat (19/1) posko kesehatan TNI mendata telah berhasil memberikan bantuan kesehatan bagi empat ribu warga Asmat. Pelayanan kesehatan itu meliputi imunisasi bagi 3.511 orang, penanganan gizi buruk 55 orang, pengobatan campak 397 orang, malaria 4 orang, TBC 4 orang Dyapesia 3 orang dan pengobatan Tetanus 2 orang.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up