JawaPos Radar | Iklan Jitu

PPIH Sayangkan Adanya Pemindaian Ulang Biometrik di Saudi

20 Juli 2018, 07:46:59 WIB | Editor: Ilham Safutra
PPIH Sayangkan Adanya Pemindaian Ulang Biometrik di Saudi
SAMBUTAN KHUSUS: Jamaah kloter pertama dari Embarkasi Padang disambut perwakilan Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah. (Firzan Syahroni/ Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Jamaah haji asal Indonesia seharusnya tak perlu lagi mengikuti perekaman biometrik di bandara Arab Saudi. Sebab, proses tersebut sudah dilakukan di Indonesia.

Faktanya, masih banyak jamaah haji yang harus antre berjam-jam di bandara Jeddah dan Madinah untuk proses biometrik. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengakui masih dilakukannya pemindaian biometrik di Bandara Amir Abdullah bin Abdulaziz (AMA) Madinah.

"Iya, kami memang mendapat laporan dari jamaah dan maskapai,” kata Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat di Bandara Madinah, Kamis (19/7). Laporan tersebut datang dari jamaah Embarkasi Solo (SOC) dan Makassar (UPG).

PPIH Sayangkan Adanya Pemindaian Ulang Biometrik di Saudi
Petugas sedang membawa barang bawaan jamaah haji di bandara. (Suhail/Lombok Post/Jawa Pos Group)

Di Bandara AMA Madinah, jamaah melaporkan masih dipindai empat jari tangan kanan serta difoto wajah. Meski lebih singkat dari proses di Tanah Air yang memindai empat jari masing-masing tangan serta kedua jempol dan foto wajah, Arsyad mengkhawatirkan hal itu membuat kecewa jamaah haji Indonesia yang mengharapkan tak lagi dilakukan pemindaian serupa di Tanah Suci.

Arsyad menyatakan telah mengomunikasikan hal itu dengan Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuf Abegebriel sebagai koordinator PPIH Arab Saudi.

Menurut Arsyad, Dubes RI untuk Arab Saudi bersedia melayangkan permintaan ke pihak Arab Saudi guna menyikapi pemindaian ulang di bandara Madinah tersebut. "Kami berupaya agar tidak ada lagi pemindaian ulang di Bandara Madinah," kata Arsyad menegaskan.

(oni/JPK/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up