JawaPos Radar

Haji 2018

Pemerintah Sediakan Layanan Call Center Darurat dan Ambulans

19/08/2018, 14:58 WIB | Editor: Imam Solehudin
Tim Dokter
Tim Gerak Cepat Kementerian Kesehatan di Makkah untuk menangani masalah kesehatan jamaah haji (Dok Kemenkes/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Gerak Cepat Kementerian Kesehatan tahun ini memiliki 2 inovasi dalam pelayanan kegawatdaruratan haji. Di antaranya call center emergency Husada 99 dan kesediaan ambulance di Muzdalifah.

Husada 99 adalah call center emergency yang digunakan TKHI dan Tim Gerak Cepat dalam fase Armina. Dengan Husada 99 diharapkan menjadi solusi terbaik apabila ada gangguan kesehatan. Bantuan kesehatan akan lebih cepat sampai kepada jamaah.

"Apakah bentuknya ambulans atau berupa suatu emergency response kepada jamaah," jelas Koordinator Tim Gerak Cepat dr. Jerry N. Pattimura, Sp.PD di Makkah dalam keterangan tertulis, Minggu (19/8).

Inovasi lainnya adalah penempatan beberapa ambulans di area Muzdalifah. Di Musdalifah tim telah meminta agar ambulan bisa parkir di sana.

"Dan Alhmdulillah tahun ini kami bisa dapat akses stand by di Muzdalifah. Ini adalah sejarah dalam penyelenggaraan kesehatan haji di Armina. Insya Allah proses evakuasi dapat berjalan lebih cepat," kata dr. Jerry.

Menurutnya, hanya ambulan Indonesia yang dapat memasuki area tersebut di daerah mabit dari negara-negara ASEAN. Armina (Arafah, Muzdalifah dan Mina) merupakan fase terpenting dalam ibadah haji. Jemaah yang tidak wukuf di Arafah, maka dia tidak berhaji.

Oleh karenanya kesiapan untuk pelayanan kesehatan jemaah harus benar-benar disiapkan.

Kementerian Kesehatan telah menyiagakan lebih dari 300 tenaga kesehatan dari berbagai keahlian. Meski demikian kesiapan masing-masing jemaah menjadi hal paling penting.

"Jamaah harus segera melengkapi alat pelindung diri. APD ini sangat besar manfaatnya untuk menahan panas. Jangan lupa gunakan masker, payung, semprotan air, kacamata dan alas kaki yang nyaman," pesan dr. Jerry.

Sementara untuk jamaah yang mempunyai penyakit menahun seperti penyakit kencing manis atau penyakit darah tinggi jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi. Jamaah juga diminta jangan lupa minum sering minum.

"Karena airnya menjadi sangat penting sebagai pencegah dehidrasi," tambah dr. Jerry.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up