JawaPos Radar

Polisi Ungkap Hasil Autopsi Taruna Akpol Yang Tewas Ditangan Senior

19/05/2017, 18:19 WIB | Editor: Mochamad Nur
Polisi Ungkap Hasil Autopsi Taruna Akpol Yang Tewas Ditangan Senior
Muhammad Adam, taruna Akpol yang tewas di tangan seniornya (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah telah mengautopsi jasad Mohammad Adam (21), taruna Akpol yang tewas pada Kamis (18/5) dini hari.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Djarod Padavoka mengatakan, dari autopsi diketahui  penyebab kematian korban. "Hasil autopsi sudah keluar. (Kematian) disebabkan kekurangan oksigen akibat luka paru-paru kanan dan kirinya," kata dia kepada JawaPos.com, Jumat (19/5).

Sementara Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menambahkan, pada Kamis malam, jasad korban telah dimakamkan. Pemeriksaan saksi-saksi kata dia juga terus dilakukan.

"Sampai hari ini sudah diperiksa sekitar 35 orang saksi-saksi. Tim Itwasum dan Divpropam sudah  turun sebagai pemeriksa internal. Pidana ditangani Polda Jateng," kata dia di Divhumas Polri, Jumat (19/5).

Bahkan besok (20/5) kata dia, tim dari Kompolnas juga akan turun ke lokasi untuk menginvestigasi Akpol. Tujuannya untuk mencari tahu apakah yang dilakukan pendidik di sana sudah benar atau belum.

Saat disinggung soal keterlibatan anak jenderal dari 35 saksi yang kebanyakan taruna akpol itu, Setyo mengaku belum tahu. "Sampai saat ini saya tidak ada laporan. Sampai saat ini (baru) saksi taruna," tambahnya.

Mantan Wakabaintelkam Polri ini menambahkan, untuk mencari ada tidaknya tindak pidana, nanti dari hasil autopsi akan dikroscek dengan kesaksian para saksi. "Apa yang dilihat, didengar. Nanti akan mengerucut, kemungkinan ada pelaku," sambungnya.

Sementara untuk aturan, menurut Setyo di Akpol sudah ada aturan dari Gubernur Akpol yang mengatur tidak boleh lagi ada kekerasan di lingkungan pendidikan kepolisian. "Khususnya di Akpol, jika ada pidana kekerasan itu melanggar aturan Gubernur Akpol. Jika pidana itu diatur dalam KUHP," tukas dia. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up