alexametrics

BPJS Kesehatan Bayar Klaim Rp 11 Triliun

19 April 2019, 18:16:02 WIB

JawaPos.com – BPJS Kesehatan telah membayar klaim Rp 11 triliun di bulan ini. Pembayaran klaim Rp 11 triliun merupakan pembiayaan terbesar bila dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya yang hanya sekitar Rp 8 triliun.

Deputi Direksi Bidang Treasury dan Investasi BPJS Kesehatan Fadlul Imansyah memaparkan bahwa rata-rata setiap bulan BPJS Kesehatan mampu mengumpulkan iuran Rp 6 triliun-Rp 7 triliun. “Besaran klaim yang dikeluarkan tiap bulan rata-rata Rp 8 triliun,” tuturnya.

Dengan begitu, ada utang yang harus ditanggung BPJS Kesehatan. Sebab, lembaga tersebut tak hanya harus membayar beban utang, tapi juga bunganya apabila mengalami keterlambatan. Besarnya 1 persen tiap sebulan terlambat.

Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu cara yang dilakukan BPJS Kesehatan adalah supply chain financing (SCF) dengan beberapa bank. Namun, menurut Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf, cara itu tidak bisa melunasi seluruh utang yang ada. Hal tersebut terkendala bank-bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kepala Bidang Advokasi Lembaga Swadaya Masyarakat BPJS Watch Timboel Siregar mengungkapkan, utang BPJS Kesehatan kepada rumah sakit tentu memengaruhi cash flow rumah sakit. “Dengan iuran yang didapat tiap bulan tidak akan mampu membayar utang tersebut. Pemerintah harus ikut mengatasi masalah ini,” ujarnya.

Pemerintah sebenarnya sudah mengeluarkan kebijakan untuk menolong BPJS Kesehatan. Kebijakan itulah yang membuat pembayaran peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang ditanggung APBN bisa dibayar di muka.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (lyn/c10/git)