Kapal Kemanusiaan Lombok Kirim Bantuan untuk Korban Gempa

17/08/2018, 18:31 WIB | Editor: Ilham Safutra
Upacara pelepasan Kapal Kemanusiaan Lombok di Pelabuhan Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (17/8). (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Duka yang dialami warga Lombok akibat beberapa kali digungang gempa besar membuat mereka sangat terpuruk. Bantuan terus berdatangan dari sejumlah lembaga pendonor. Terbaru kiriman bantuan logistik dari Jakarta yang diangkut dengan Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL).

KKL yang menggunakan KRI Banjarmasin milik TNI AL itu, mulai berlayar dari Pelabuhan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jumat (17/8) siang. Diperkirakan KKL yang membawa 850 ton bantuan logistik itu akan tiba di Pelabuhan Carik, Bayan, Lombok Utara pada Minggu (19/8) mendatang.

Pelayaran KKL ini merupakan kerja sama antara Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan TNI AL. KKL itu dilepas langsung oleh Aspotmar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto dan President ACT  Ahyudin bersama perwakilan pemberi bantuan lainnya.

Aspotmar KSAL Laksamana Muda TNI Edi Sucipto didampingi President ACT Ahyudin usai pelepasan Kapal Kemanusiaan Lombok di Pelabuhan Kolinlamil, Jakarta, Jumat (17/8) (Istimewa)

Vice President ACT Insan Nurrochman mengatakan, bantuan melalui program KKL ini bertujuan meringankan penderitaan para korban dalam kondisi darurat. Dengan tagline Bersatu Bantu Lombok ini diharapkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia semakin kuat. "Pelepasan kapal kemanusiaan ini sekaligus sebagai hadiah peringatan Hari Kemerdekaan ke-73 RI," ungkap Insan Nurrochman.

Untuk diketahui, bantuan logistik di dalam KRI Banjarmasin itu dibawa dari gudang Indonesia Humanitarian Center (IHC) ACT di Gunung Sindur, Bogor. Di gudang itu semua bantuan dikemas. Setelah itu baru dikirim dengan truk ke Pelabuhan Kolinlamil sejak Rabu (15/8) malam. Truk itu langsung masuk ke dalam kapal. Sehingga nanti tiba di Pelabuhan Carik, truk itu langsung bergerak ke Posko Kemanusiaan ACT di Lombok.

"Bantuan logistik ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar ACT bersama Mabes TNI A L untuk membangun kembali kehidupan warga Lombok,” tutur Insan.

Bantuan logistik yang diangkut oleh Kapal Kemanusiaan Lombok itu merupakan dukungan dari sejumlah pihak pendonor. Seperti, PT Pos Indonesia, Peduli Kasih Indosiar, Pundi Amal SCTV, CT ARSA Foundation dan pihak lainnya.

Bantuan itu terdiri atas sembako, selimut, pakaian layak pakai, mi instan, makanan kaleng siap saji, dan obat-obatan medis. Tidak ketinggalan kebutuhan lainnya bagi korban gempa, yakni tenda lapangan, Mobil intar yang berisikan buku-buku bacaan anak dan fasilitas Trauma Healing bagi warga Lombok, serta material lainnya.

TNI AL malam mendukung program ini, selain menyiapkan satu KRI berjenis LPD juga menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) serta sarana dan prasarana penunjang lainnya. Satgas itu memiliki truk angkut dari berbagai satuan TNI AL yang akan digunakan untuk pendistribusian bantuan ke lokasi-lokasi bencana di Lombok, unit pengawalan TNI AL, pelibatan personel pengamanan baik itu pengamanan terbuka maupun pengamanan tertutup guna menjaga keamanan bahan bantuan tersebut, hingga pelibatan tim kesehatan TNI AL.

Sebelumnya TNI AL telah mengirimkan pasukan dan tiga unsur KRI sebagai respons atas terjadinya bencana gempa berkekuatan 7.0 SR yang melanda Lombok. KRI tersebut yakni KRI dr Soeharso-990, KRI Karel Satsuit Tubun-356, dan KRI Kakap-811.

Sementara untuk personelnya melibatkan pasukan dari Korps Marinir yang berjumlah 200 pasukan. Mereka tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir TNI AL.

(rgm/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 17/08/2018, 18:31 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 17/08/2018, 18:31 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 17/08/2018, 18:31 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi