JawaPos Radar

Gaji Pokok Naik, PNS Tetap Terima THR, Tukin, dan Gaji ke-13

17/08/2018, 14:31 WIB | Editor: Ilham Safutra
Gaji Pokok Naik, PNS Tetap Terima THR, Tukin, dan Gaji ke-13
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dalam pidato kenegaraan yang dibacakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebutkan bahwa ada rencana kenaikan gaji PNS. Jokowi berharap kenaikan kualitas birokrasi dalam negeri meningkat. "Peningkatan kualitas dan motivasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur negara makin profesional, bersih, dan terjaga kesejahteraannya," tutur Jokowi.

Menurut Menkeu Sri Mulyani Indrawati, pertimbangan pemerintah untuk menaikkan gaji PNS adalah selama beberapa tahun terakhir gaji pegawai pemerintah tidak pernah naik. Karena tingkat inflasi terus meningkat, gaji PNS pun harus menyesuaikan dengan laju indeks harga konsumen (IHK) tersebut.

"Gaji PNS itu yang mengalami kenaikan adalah gaji pokok," kata Sri Mulyani. Sudah beberapa tahun gaji PNS tidak naik. Padahal, inflasi sudah sekitar 3 persen. Gaji pokok PNS terkorosi (tergerus). "Jadi, ini adjustment atas apa yang selama ini tertahan," jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) kemarin.

Gaji Pokok Naik, PNS Tetap Terima THR, Tukin, dan Gaji ke-13
Ilustrasi: PNS akan mendapatkan kenaikan gaji pokok sebesar 5 persen pada 2019 mendatang (Ivan/Lombok Pos/Jawa Pos Group)

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu melanjutkan, dengan kenaikan gaji pokok itu, PNS tetap menerima THR, tunjangan kinerja (tukin), dan gaji ke-13 tahun depan. Sementara itu, tukin PNS daerah disesuaikan dengan dana alokasi umum (DAU) daerah masing-masing.

Pemberian DAU tahun depan bersifat final untuk meningkatkan kepastian sumber pendanaan APBD. Dengan demikian, penyaluran besaran DAU tidak lagi menyesuaikan dengan dinamika penerimaan negara.

"Tukin daerah sesuai dengan kemampuan daerah, sesuai dengan DAU. Dalam DAU yang sekarang diharapkan juga sudah mempertimbangkan THR dan gaji ke-13," lanjutnya.

Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani menambahkan, kenaikan gaji PNS sudah rutin dilakukan setiap tahun. Namun, dalam beberapa tahun terakhir memang tidak ada kenaikan, digantikan dengan tambahan tunjangan berupa THR. Karena itu, dia menilai kebijakan pemerintah tersebut sebenarnya bukan kebijakan baru. Untuk tambahan anggaran terkait kenaikan gaji pokok PNS itu, diperkirakan dana yang dibutuhkan Rp 5 triliun-Rp 6 triliun.

(far/rin/ken/c10/c5/tom)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up