JawaPos Radar

Kemenag Buka Lowongan Petugas Haji 2018, Cek Infonya Di Sini

17/03/2018, 13:05 WIB | Editor: Imam Solehudin
Haji 2018
Ilustrasi Jamaah Haji. Kementerian Agama mulai 20 Maret 2018 nanti, mulai membuka pendaftaran petugas haji 2018 (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah segera membuka pendaftaran seleksi calon petugas haji 1439H/2018M.

Pendaftaran berlangsung selama enam hari, yang dimulai pada 20 Maret 2018.

"Penutupannya 25 Maret 2018," ujar Direktur Bina Haji, Khoirizi H Dasir di Jakarta, Jumat (16/3).

Menurut Khoirizi, calon petugas haji yang akan direkrut oleh Kemenag ada dua kelompok. Yakni petugas yang akan menyertai jamaah haji atau biasa disebut kloter, serta petugas yang tidak menyertai jamaah atau disebut non kloter.

“Petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI),” ujarnya.

Khoirizi menjelaskan jamaah haji Indonesia tahun ini terbagi dalam 511 kelompok terbang (kloter). Maka Kemenag memerlukan 511 TPHI dan 511 TPIHI.

Sedangkan, untuk petugas non kloter yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, kuotanya berjumlah 836 petugas.

Jumlah ini terdiri dari 530 petugas dari unsur Kemenag dan istansi terkait, termasuk media dan TNI/POLRI, serta 306 petugas dari unsur Kemenkes. Seluruh petugas akan dibagi ke dalam 3 wilayah kerja Makkah, Jeddah, dan Madinah.

"Khusus untuk petugas TKHI kloter dan non kloter rekrutmen dilaksanakan oleh Kementeriaan Kesehatan melalui Pusat Kesehatan haji," lanjut Khoirizi.

Seleksi ini, terang Khoirizi, akan dilakukan secara berjenjang, dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga pusat. “Tes tertulis di tingkat Kankemenag Kab/Kota pada tanggal 29 Maret 2018,” ujarnya.

“Tes Computer Asisted Tes dan praktik di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi akan digelar pada 12 April 2018,” tandasnya.

Seleksi ini, kata Khoirizi, bukan tahap akhir untuk bisa bertugas sebagai PPIH. Sebab, masih ada proses lanjutan yaitu pembekalan dan pemantauan berkelanjutan.

"Sampai yang bersangkutan ditetapkan sebagai petugas dan dinyatakan lulus serta berhak berangkat pada saat yang telah ditentukan," tutup dia.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up