alexametrics

Sertifikasi Prajurit Zeni TNI AD, Menteri Basuki: Ini Bukan Basa-Basi

16 Mei 2019, 13:22:02 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bidang konstruksi melalui program percepatan sertifikasi. Kali ini, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi PUPR, Syarif Burhanudin mensertifikasi sebanyak 1.173 Prajurit Zeni Angkatan Darat (AD) di wilayah DKI Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengamanatkan Kementerian PUPR untuk meningkatkan kompetensi SDM konstruksi hingga 10 kali lipat dari sebelumnya. Program sertifikasi prajurit Zeni adalah salah satu implementasi program yang digagas Jokowi pada Oktober 2018 ini.

Dalam mewujudkan kompetensi SDM yang handal, Kementerian PUPR terus berupaya meningkatkan jumlah SDM konstruksi. Caranya, dengan menggandeng seluruh stakeholders konstruksi termasuk Kementerian/Lembaga untuk bersama mewujudkan tenaga kerja konstruksi Indonesia berkompetensi yang dijamin melalui sertifikat.

Sertifikasi Prajurit Zeni TNI AD, Menteri Basuki: Ini Bukan Basa-Basi
Sejumlah Prajurit TNI tengah mengikuti sertifikasi kompetensi bidang konstruksi bagi Prajurit Zeni Angkatan Darat di Jakarta, Kamis (16/5). (Igman Ibrahim/JawaPos.com)

Salah satunya dengan menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) untuk turut menjamin kompetensi para prajurit TNI AD dalam membangun infrastruktur terutama di daerah perbatasan atau konflik yang perlu penanganan khusus.

“Selama ini kita bekerja sama dengan TNI AD dalam pembangunan jalan. Kompetensi TNI AD tidak perlu diragukan lagi. Dan hal ini sudah terbukti, tidak sedikit proyek Infrastruktur terutama di daerah rawan yang mendapat penjagaan militer bahkan mereka pun terjun langsung di dalamnya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Gedung Graha Zeni, Markas Direktorat Zeni TNI AD, Matraman, Jakarta, Kamis (16/5).

Program sertifikasi SDM konstruksi telah sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian PUPR dengan TNI AD pada 23 Desember 2015 lalu. Kedua belah pihak sepakat agar TNI AD turut membantu melakukan pembangunan dan perbaikan kegiatan yang dilakukan oleh PUPR.

“Saya berharap pemegang sertifikat nanti yang masih aktif atau akan masih pensiun itu bisa dilakukan pelatihan supaya mereka bisa melakukan tenaga kerja kontruksi kita. Karena yang pegang sertifikat honornya atau insentif akan lebih dibandingkan yang belum punya sertifikat,” tegasnya

Diketahui, para prajurit Zeni TNI AD akan mendapatkan pembekalan dengan materi regulasi peraturan jasa konstruksi dan materi keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi (K3). Selanjutnya para peserta akan melaksanakan proses sertifikasi menggunakan metode wawancara yang dilakukan oleh tim assesor dari LPJKP DKI Jakarta.

“Sertifikasi ini bukan sertifikasi basa basi. Pak presiden lagi fokus peningkatan SDM. Ini hanya dites keterampilan, tesnya bukan basa basi. Kalau lulus ya lulus, kalau nggak ya nggak,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR bersama-sama TNI Ad telah mendukung pelaksanaan Ekspedisi Bhakesra dalam rangka mendukung kehidupan masyarakat di pulau-pulau terpencil dan terluar. Seperti pada 2016, ekspedisi dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua Barat.

Dalam hal tersebut, Kementerian PUPR mendukung peralatan dan bahan yang digunakan untuk pembangunan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi. Peran prajurit Zeni Angkatan Darat sangat penting dan diandalkan dalam penanggulangan bencana alam baik pada masa evakuasi, rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana.

“Untuk itu apresiasi setinggi-tinggi Kami ucapkan kepada Direktur Zeni TNI AD beserta jajarannya yang turut menjalankan peraturan Undang-Undang No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang menyebutkan bahwa setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja pada pembangunan konstruksi harus memiliki kompetensi dan kualitas yang terjamin melalui sertifikat.” Ujar Menteri PUPR.

Kegiatan sertifikasi kompetensi bidang konstruksi yang akan dilaksanakan hari ini diawali dengan permintaan dari Direktur Zeni Angkatan Darat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi untuk mensertifikasi sebanyak 1.173 Prajurit Zeni Angkatan Darat di wilayah DKI Jakarta.

Permintaan ini akan terus ditindaklanjuti oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dengan menginstruksikan ke semua Balai Jasa Konstruksi Wilayah di seluruh Indonesia untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi bidang konstruksi bagi Prajurit Zeni Angkatan Darat di seluruh Indonesia.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim