JawaPos Radar

Nyinyirin Pidato ‘Thanos’ Jokowi, Fahri: Penulisnya Terlambat Nonton

15/09/2018, 08:00 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Nyinyirin Pidato ‘Thanos’ Jokowi, Fahri: Penulisnya Terlambat Nonton
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Dok. Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Fahri Hamzah kembali mengkritisi apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Wakil Ketua DPR ini heran dengan pidato Presiden Jokowi dalam World Economic Forum ASEAN di Hanoi, Vietnam, tidak meledak. Padahal menurut Fahri, isu yang disinggung menjadi penting dibahas, apalagi dengan menganalogikan cerita fiksi sebagai pidato Presiden.

“Saya nggak tahu kenapa tema ini nggak meledak, padahal ini penting karena fiksi ini jadi tema pidato presiden,” kata Fahri Hamzah melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (14/9).

Dia juga heran alasan penulis pidato Jokowi memilih cerita fiksi film paling akhir Avengers itu sebagai tema pidato. Padahal filmnya sudah lama ditayangkan di bioskop.

Nyinyirin Pidato ‘Thanos’ Jokowi, Fahri: Penulisnya Terlambat Nonton
Presiden Joko Widodo (Dok. Setpres RI)

“Padahal film Infinity War sudah lama ya, penulis pidatonya terlambat nonton,” cuitnya membalas respons netizen yang mengomentari pidato soal Thanos.

Dalam pidato berbahasa Inggris itu, Jokowi menyebut saat ini menteri Kabinet Kerja yang ia sebut sebagai Avengers siap menghadapi gejolak ekonomi yang diakibatkan oleh “serangan dari Thanos” yakni kebijakan Amerika Serikat.

Ia pun menganalogikan perang terhadap ekonomi itu sebagai “Infinity War”. Atau perang tanpa batas yang akan dihadapi oleh negara-negara berkembang di ASEAN.

"Perang dagang sudah tidak ada sejak era depresi besar pada 1930-an dengan intensitas yang terjadi saat ini. Tapi dijamin bahwa saya dan teman-teman 'Avengers'. Saya siap mencegah Thanos menghapus populasi dunia," kata Jokowi disambut tepuk tangan para pemimpin negara yang hadir.

Fahri kemudian mengatakan, seharusnya pidato Presiden yang menyinggung perang tanpa batas itu bisa dibahas lebih dalam lagi. Yakni langkah dan upaya Jokowi bisa menyelamatkan ekonomi negara dari ancaman “Thanos”.

“Isu pidato presiden di Hanoi itu penting sekali untuk bahas. Katanya beliau itu Avengers melawan Thanos yang ingin menghancurkan Ummat manusia,” ujarnya.

(ce1/uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up