JawaPos Radar | Iklan Jitu

3500 Lebih Istri di Kota Bekasi Minta Cerai, Ini Gara-garanya

14 Desember 2018, 09:29:10 WIB
perceraian
Ilustrasi Perceraian. Di tahun ini tercatat ribuan istri di Kota Bekasi telah mengguggat cerai suaminya. (pixabay/radamalang)
Share this

JawaPos.com - Kasus perceraian di Kota Bekasi ternyata jumlahnya mencapai ribuan. Hingga 13 Desember 2018 saja, tercatat angkanya sudah mencapai 4.422. Artinya jika dirata-rata, maka dalam setiap bulannya ada 368 hingga 400 pasangan suami istri yang bercerai.

Data itu diungkapkan Panitera Pengadilan Agama Kota Bekasi Pariyanto. Menurutnya, angka tertinggi pada 2018, jatuh pada Juli yakni dengan 491 kasus dan terendah April dengan 319 kasus. Sedangkan selama Desember tercatat masih 90 kasus.

Pariyanto mengatakan, perceraian tersebut kebanyakan di latar belakangi oleh faktor ekonomi dan turunanya. “Sejauh ini sih yang paling banyak masalahnya karena masalah ekonomi,” ujar Pariyanto.

Kata dia, penggugat perceraian juga didominasi usia-usia produktif 40 tahun ke bawah dan 80 persen penggugat adalah wanita. Jarang pihak suami yang menggugat lebih dulu.

“Kalau dari data yang paling banyak penggugat ya adalah perempuan dan yang digugatnya adalah laki-laki, jadi perbandingannya 80:20 persen,” pungkasnya.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : (jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up