JawaPos Radar

Tegas! Menhub Minta Truk dan Bus Tak Laik Jalan Dikandangkan Saja

13/12/2017, 17:32 WIB | Editor: Mochamad Nur
Tegas! Menhub Minta Truk dan Bus Tak Laik Jalan Dikandangkan Saja
Ilustrasi bus jadi salah moda transportasi andalan masyarakat dalam mengisi liburan (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan tidak mau main-main lagi dengan standar keamanan kendaraan, khususnya angkutan umum. Bus dan truk yang layak operasi diminta untuk tidak dioperasikan karena membahayakan penumpang. Hasil pengujian ramp check yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir di beberapa lokasi mendapati sejumlah truk maupun bus yang tidak lulus alias tidak layak jalan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada pemilik kendaraan maupun bus agar tidak mengoperasikannya menjelang libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, jika terus dibiarkan maka keselamatan para penumpang akan terancam.

"Saya minta kepada pemilik bus yang tidak layak, pemilik truk yang tidak layak agar tidak dioperasikan," ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/12).

Tegas! Menhub Minta Truk dan Bus Tak Laik Jalan Dikandangkan Saja
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (DOK HENDARA EKA/JAWA POS)

Menurutnya, law enforcement di lapangan berkaitan dengan kelayakan kendaraan dilakukan secara ketat. "Kita akan lakukan secara intensif, satu kali terjadi kecelakaan di puncak, satu kali terjadi kecelakaan di jalan itu kita akan menyesal," tambahnya mengingatkan kecelakaan maut yang pernah terjadi tahun lalu di lintasan Bogor-Cianjur.

Pihaknya akan bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemantauan dan eksekusi terhadap truk maupun bus yang tidak layak jalan.

Di samping itu, pihaknya akan secara intensif melakukan ramp check hingga menjelang pelaksanaan libur Natal dan tahun baru tiba. "Kita akan lakukan ramp check dalam waktu dekat ini. Juga, itu kita akan minta bantuan dari Polri dan Dishub untuk melakukan pengamatan, penelitian, dan penghentian kendaraan yang tidak layak," tuturnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga meminta kepada Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi bersama Jasa Marga dan Kakorlantas untuk terus memantau pergerakan rest area di sejumlah titik. Pihaknya juga memastikan pasokan BBM untuk menghadapi libur natal dan tahun baru dalam kondisi aman.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up