alexametrics

ACT Gelar Konser Amal Kemanusiaan untuk Palestina

Dimeriahkan Melly Goeslaw
13 Mei 2019, 10:26:00 WIB

JawaPos.com – Masyarakat Palestina kembali berduka menyusul serangan oleh Israel menyambut bulan suci Ramadan. Banyak cara untuk membantu masyarakat Palestina yang tengah berduka tersebut.

Salah satunya melalui aksi solidaritas. Kali ini, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar aksi solidaritas untuk Palestina lewat konser amal kemanusiaan.

Konser yang digelar di Hotel Santika Premierre Bintaro, Minggu (12/5) tersebut dimeriahkan musisi Melly Goeslaw. Vice Precident of Philanthropy Network ACT mengungkapkan konser kemanusiaan digelar untuk menyebarkan semangat kedermawanan sebagai solusi permasalahan kemanusiaan baik dalam negeri hingga permasalahan global.

Misalnya, seperti realitas kemiskinan di tepian Indonesia sampai dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina dan belahan bumi Islam lainnya.

“Selain itu, konser ini menjadi cara untuk menyampaikan syiar Islam dan galang kepedulian untuk saudara kita yang tertimpa bencana dan peperangan yang terus terjadi hingga bulan Ramadan ini,” ujar Ibnu.

Hasil donasi dari konser ini direalisasikan dalam berbagai program Ramadan ACT yang telah berjalan di berbagai daerah target bantuan. Kolaborasi di bulan suci ini menjadi tonggak persatuan umat muslim dan menjadi wadah yang baik untuk memberikan kasih sayang dengan saudara-saudara kita sesama manusia.

“Kolaborasi ini tidak hanya merupakan sebuah compassion lembaga terhadap sekitar, tetapi bagaimana compassion itu kita wujudkan dalam aksi nyata untuk menciptakan impact yang lebih besar lagi. Insya Allah ACT akan selalu menjaga amanah untuk terus menyebarkan semangat kemanusiaan untuk terus saling membantu,” kata Ibnu.

Bantuan Logistik Pangan Terus Dikirim

Ibnu menyampaikan, bantuan pangan logistik terus dipasok ke Palestina secara bertahap. Pada pekan lalu, sudah ada 10 kontainer pangan dikirim ke Palestina. Sebelumnya juga sudah dikirim 2 ribu ton. Itu semua dilalui dengan perjuangan yang tak mudah.

“Kami sempat kesulitan apa bisa menembus melewati barisan tentara Israel. Setelah bantuan 2 ribu ton berhasil masuk, semua driver turun sujud syukur di sana. Mereka enggak menyangka bisa melaluinya,” ungkap Ibnu.

Ibnu menegaskan dunia harus bertekad mendukung kenerdekaan Palestina pada 2020. Apalagi Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

Namun hingga kini, masyarakat Palestina belum juga merdeka, justru menjadi hancur porak-poranda oleh zionis. Kehidupan ekonomi di sana hancur dan masyarakat menjadi miskin serta menganggur.

“Banyak korban yang syahid di sana. Lebih dari 80 persen masyarakat Palestina menganggur semua hancur. Air enggak bisa diminum. Alangkah berdosa kita jika 3 masjid tidak bisa dipertahankan oleh umat Islam, dan jatuh kepada orang kafir,” tukasnya.

Ibnu menjelaskan bantuan pangan logistik adalah yang paling dibutuhkan masyarakat Palestina. Hal itu agar perjuangan masyarakat Palestina tak pernah kekurangan logistik.

“Pada 2019 kami komitmen kirim 10 ribu ton logistik. Supaya setiap yang balik ke Palestina, setiap masjid, sekolah, rumah sakit dijadikan pusat-pusat logistik. Kami pastikan masyarakat Palestina tak pernah kurang logistik untuk meneruskan perjuangan mereka. Logistik sangat penting seperti senjata,” tegasnya.

Sementara itu, Public Relations Executive Hotel Santika Premiere Bintaro Soniya Ana mendukung kegiatan konser amal kemanusiaan tersebut dengan memberikan wadah. Menurutnya, tidak hanya bertujuan sebagai tanda pengingat kesadaran akan rasa persaudaraan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menggalang kepedulian secara aktif terutama terhadap isu-isu kemanusiaan yang sedang marak menyita perhatian dunia.

“Terima kasih kami ucapkan khususnya kepada lembaga relawan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada kami untuk mendukung kegiatan mulia ini. Besar harapan kami bahwa kegiatan sosial ini dapat membawa manfaat bagi yang membutuhkan,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Marieska Harya Virdhani