JawaPos Radar

Kemen-PANRB Klaim Sistem CAT Teruji Cegah KKN di Seleksi CPNS

11/12/2017, 18:46 WIB | Editor: Muhammad Syadri
Kemen-PANRB Klaim Sistem CAT Teruji Cegah KKN di Seleksi CPNS
Suasana tes CPNS menggunakan sistem CAT (doc. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengklaim tes Computer Assisted Tes (CAT) sudah teruji mampu mencegah potensi kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam seleksi CPNS 2017. Hal itu turut disosialisasikan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) khususnya di momen Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) Tahun 2017.

Kabag Komunikasi Publik Kemen-PANRB Suwardi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi reformasi birokrasi khususnya di bidang SDM Aparatur yang telah terbukti dan teruji mampu menghilangkan KKN dalam rekrutmen CPNS.

"Kami memandang kebijakan ini penting disampaikan kepada masyarakat," kata Suwardi dalam Acara Peringatan Harkodia di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/12).

Suwardi mengatakan, sistem CAT yang dikembangkan BKN telah digunakan dalam seleksi CPNS sejak 2013 untuk sebagian instansi pemerintah. Sistem itu diterapkan secara menyeluruh pada seleksi CPNS 2014 dan kembali diterapkan pada 2017.

Menurut Suwardi, pemerintah akan kembali menggunakan sistem CAT dalam seleksi CPNS di tahun-tahun berikutnya.

"Untuk itu, Kementerian PANRB dan BKN akan terus melakukan sosialisasi. Salah satu caranya dengan menggelar simulasi CAT dalam pameran seperti ini," ujar Suwardi.

Bersamaan dengan Peringatan Harkodia, kata Suwardi, maka masyarakat juga wajib mengetahui bahwa seleksi CPNS sekarang tidak bisa KKN.

"Tidak bisa dengan cara-cara dulu, yang kental dengan KKN, lewat calo, dan sebagainya. Kalau mau lulus tes CPNS harus belajar, bukan lewat calo," tegasnya.

Terpisah, salah seorang pengunjung Yogi (32) menilai sistem seleksi CPNS dengan sistem CAT sudah baik. Pasalnya, dengan sistem yang telah menggunakan teknologi itu dapat menutup ruang untuk oknum yang berbuat kecurangan.

Dia mengakui sebelumnya ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan dalam seleksi CPNS, seperti menjanjikan masuk CPNS tanpa melalui tes. Namun, hal itu terbantahkan dengan sistem CAT yang bersifat real-time, sehingga tidak dapat melakukan kecurangan sekecil apa pun.

“Menurut saya pribadi, sistem ini sudah cukup bagus, dengan sifatnya yang real-time, setiap orang dapat melihat secara langsung hasil yang dia kerjakan. Hal tersebut juga dapat mengubah persepsi masyarakat, yang menilai masuk PNS dapat melalui pejabat yang dikenal,” ujarnya.

Simulasi CAT CPNS digelar selama dua hari, yakni 11 Desember hingga 12 Desember 2017. Masyarakat yang ingin datang dipersilakan mengunjungi Stand Kementerian PANRB di Hotel Bidakara.

(put/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up