JawaPos Radar | Iklan Jitu

Hoax Gunung Salak Erupsi, BNPB: Kalau Mau Meletus Ada Tanda-tandanya

11 Oktober 2018, 19:25:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Hoax Gunung Salak Erupsi, BNPB: Kalau Mau Meletus Ada Tanda-tandanya
Ilustrasi Gunung. PVMBG memastikan aktivitas Gunung Salak hingga hari ini (10/10) masih terpantau normal. Tak ada erupsi seperti kabar yang belakangan beredar. (dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada erupsi atau letusan yang terjadi di Gunung Salak, Jawa Barat. Informasi yang menyatakan gunung berapi tersebut mengganggu penerbangan adalah tidak benar alias hoax.

"Kami cek baik pengamatan visual langsung lihat gunungnya, melihat dari instrumentasi yang ada di sana, kemudian observasi di lapangan, tidak ada letusan. Aman buat penerbangan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, saat menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Dengan demikian, belum ada perubahan status Gunung Salak. Dia juga menyatakan, tidak ada peningkatan aktivitas di dalamnya.

"Ya memang sampai saat ini Gunung Salak statusnya normal level 1, tidak ada peningkatan aktivitas," tegasnya.

Menurut Sutopo, peristiwa gunung meletus berbeda dengan kejadian gempa yang bisa saja terjadi tanpa peringatan. Sutopo menjelaskan, gunung berapi memiliki tanda-tanda tersendiri sebelum meletus.

"Gunung itu kalau meletus mengeluarkan tanda-tanda, 'Hai orang-orang, aku mau meletus, lihatlah vulkanik di dalam ku, vulkanik dangkalku, tremorku, suhuku', dan sebagainya," tutur dia.

Kemudian, hal-hal tersebut dapat dianalisa terlebih dahulu oleh badan terkait. "Itu semua kami tangkap dan kami analisa, 'Oh betul ada peningkatan aktivitas gunung'" kata Sutopo.

Sebelumnya, beredar kabar mengenai informasi satelit yang mengindikasikan adanya erupsi di Gunung Salak, Jawa Barat, Rabu (10/10). Namun, hal tersebut belum terbukti lantaran hingga pukul 20.00 WIB, tidak teramati adanya hujan abu vulkanik.

Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), selain tidak ada hujan abu vulkanik, tidak terdengar pula suara dentuman baik di wilayah puncak Gunung Salak maupun di sekitar lerengnya. Misalnya, di wilayah Taman Nasional Cidahu.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up