JawaPos Radar

Pendaftaran CPNS Tahap II Dibuka, Ini Pesan Keman PAN-RB

11/09/2017, 20:57 WIB | Editor: Muhammad Syadri
Pendaftaran CPNS Tahap II Dibuka, Ini Pesan Keman PAN-RB
Ilustrasi (doc Jawa Pos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah resmi membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) putaran kedua mulai hari ini, 11 September 2017. Pendaftaran putaran kedua ini bakal ditutup pada 25 September 2017 mendatang.

“Masyarakat masih punya waktu 19 hari lagi untuk melihat pengumuman secara seksama dan mempertimbangkan pilihan yang tepat,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Publik (PAN-RB) Herman Suryatman dalam rilis yang diterima JawaPos.com, Senin (11/9).

Herman mengatakan, di putaran kedua ini, penerimaan CPNS dibuka untuk 60 Kementerian dan Lembaga, serta Pemprov Kaltara. Pendaftaran dilakukan melalui situs BKN yakni https://sscn.bkn.go.id/. Selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi yang hasilnya akan diumumkan pada 30 September 2017.

"Calon pelamar yang lulus pada tahap seleksi administrasi, wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2017. Kemudian bagi yang lulus akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)," papar Herman.

Kali ini, SKB juga akan menggunakan CAT, dan diikuti tahapan lain seperti wawancara sesuai dengan kebutuhan instansi terkait. Terakhir, Panitia seleksi nasional (Panselnas) akan mengintegrasi nilai SKD dan SKB untuk mendapatkan nilai akhir. Pengumuman kelulusan akhir akan diumumkan secara online.

Herman mengingatkan kembali kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang berminat menjadi CPNS, untuk tetap mewaspadai informasi yang tidak benar, dan mongkonfirmasikan informasi seperti itu ke Kementerian PANRB ataupun BKN. "Buka situs resmi dari pemerintah dengan domain.go.id," kata dia.

Herman menambahkan, peserta diharuskan mencermati persyaratan-persyaratan yang ada saat melakukan pendaftaran. Persyaratan pelamaran terdiri atas beberapa dokumen yang cukup banyak. Syarat-syarat yang harus dipenuhi berbeda-beda untuk setiap instansi dan jabatan.

Untuk itu, pelamar disarankan untuk menyiapkan seluruh dokumen pokok yang sekiranya sama untuk setiap instansi. “Pelamar bisa menyiapkan dokumen-dokumen tersebut sebelum tanggal pendaftaran,” ujar Herman.

Untuk proses pendaftaran, akan dilakukan secara online melalui situs BKN yakni sscn.bkn.go.id. Pelamar harus memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor KK, dan NIK Kepala Keluarga.

Herman mengatakan bahwa sejauh ini, banyak pelamar yang bermasalah saat mengisikan NIK dan nomor KK. Untuk itu, pastikan NIK dan nomor KK tidak bermasalah. “Kalau bermasalah segera hubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat,” jelasnya.

(put/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up