JawaPos Radar

Mendes: Masyarakat Mampu Kelola Dana Desa

11/03/2018, 14:49 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Mendes: Masyarakat Mampu Kelola Dana Desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo saat diwawancara wartawan (Jawapos)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah berencana menaikkan alokasi dana desa dari Rp 60 triliun menjadi Rp 80 triliun pada 2019. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, pada dasarnya Presiden selalu menginginkan meningkatkan dana desa namun tergantung dari kesiapan perangkat desa.

Sejauh ini, ujar Eko, perkembangan penyaluran dana desa terus membaik, kasus-kasus penyimpangan bisa dikurangi. ”Kemarin dalam rapat kabinet paripurna Menkeu kemungkinan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 75 sampai 85 triliun. Tetapi tetap harus ada persetuuan DPR juga namun harapan Presiden dana desa bisa lebih besar lagi,” katanya, Sabtu, (10/3).

Menurut Eko, kekuatan APBN telah meningkat. Di sisi lain, kesiapan desa juga telah tertata rapi bahkan pencapaiannya di luar ekspektasi.

Total dana desa dalam empat tahun ini yang sudah dikucurkan sebesar Rp 187 triliun dari tahun 2015-2018. ”Masyarakat desa terbukti mampu mengelola dana sebesar itu,” katanya.

Aspirasi kepala desa saat ini, terang Eko, adalah dana desa bisa cair di bulan Januari. Tidak di bulan April seperti selama ini.

Presiden dan Menteri Keuangan (Menkeu) sudah merespon dengan membagi tiga kali masa pencairan dalam setahun.

Sebenarnya, kata Eko, sejak tanggal 15 Januari lalu, dana desa sudah bisa dicairkan dari pusat. Namun, ada beberapa kendala di daerah. Misalnya banyak APBD yang belum diketuk palu.

”Jadi belum ada kesepakatan antara bupati/walikota dengan DPRD-nya, dana desa belum bisa dicairkan, karena masuknya ke APBD,” kata Eko.

Eko mengatakan, pihaknya telah meminta bantuan pada Kemendagri supaya bisa mempercepat APBD di berbagai daerah.

Sejauh ini prosesnya terbilang cukup cepat. ”Empat hari lalu saya dengan pencairan baru 60 persen. Hari ini sudah 80 persen,” kata Eko.

(met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up