alexametrics

PVMBG Tetapkan Zona Bahaya Gunung Karangetang Sulut Radius 2,5 KM

11 Februari 2019, 21:00:06 WIB

JawaPos.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau warga maupun pengunjung untuk tidak melakukan aktivitas di dalam zona bahaya Gunung Karangetang di Pulau Siau, Sulawesi Utara. Berdasarkan rekomendasi PVMBG, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, zona perkiraan bahaya meliputi radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua (utara) dan kawah utama (selatan).

“Di samping itu, zona berbahaya juga mencakup sektoral dari puncak ke arah barat-barat laut sejauh 3 kilometer dan ke arah barat laut-utara sejauh 4 kilometer,” ujar Sutopo, Senin (11/2).

Aktivitas vulkanik gunung menggugurkan lava sejak November 2018 lalu. Dampak aktivitas vulkanik tersebut, sekitar 53 KK terdiri atas 190 jiwa mengungsi di beberapa titik.

Sejumlah 33 KK terdiri dari 122 jiwa berada di penampungan Paseng, 11 KK sebanyak 39 jiwa di Sekolah GMIST Batubulan, dan 9 KK atau 29 jiwa di rumah-rumah kerabat.

“Mereka merupakan penduduk yang berisiko terdampak aktivitas vulkanik, yaitu di Desa Batubulan yang memiliki luas 3,96 km2. Data penduduk tercatat sekitar 159 KK (515 jiwa),” terangnya.

“Sehubungan dengan potensi dampak terhadap masyarakat, PVMBG merekomendasikan warga yang menetap di Kampung Batubulan, Kampung Niambangeng dan Kampung Beba untuk dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas,” tambah Sutopo.

Adapun aktivitas vulkanik juga berdampak pada kerusakan materiil seperti jalan akses menuju Kampung Batubulan tertutup material vulkanik hingga ketinggian 50 m dengan luasan 300 m2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro juga melaporkan dua unit jembatan kampung tersebut rusak berat.

Pemerintah daerah setempat dan unsur terkait lain, seperti TNI, Polri, sukarelawan telah melakukan upaya penanganan darurat. Evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar disediakn oleh pemerintah kepada para penyintas.

“BNPB turut mendukung penguatan pos komando dalam penanganan darurat,” katanya.

Gunung Karangetang yang berjarak 146 km dari Kota Manado ini berstatus level III (Siaga) sejak 20 Desember 2018 lalu. PVMBG melaporkan bahwa hingga kini kegempaan (vulkanik) masih fluktuatif.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Yesika Dinta

PVMBG Tetapkan Zona Bahaya Gunung Karangetang Sulut Radius 2,5 KM